Penyesuaian Tarif, Kini Kereta Api Bandara Batu Ceper-Soetta Hanya Rp35.000

Oleh : Ridwan | Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Railink memutuskan menyesuaikan tarif antar-stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta. Dengan adanya penyesuaian tarif tersebut, kini masyarakat dari Kota Tangerang atau sekitar Stasiun Batuceper bisa menikmati kereta bandara dengan tarif hanya Rp 35.000.

Seperti diketahui, sebelumnya tarif kereta Bandara Soekarno-Hatta Rp 70 ribu untuk sekali perjalanan dari Stasiun BNI City-Stasiun Batuceper-Stasiun Bandara Soetta dan sebaliknya.

"Relasi Stasiun Sudirman Baru (BNI City)-Stasiun Batuceper, relasi Stasiun Batuceper-Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, dan sebaliknya berlaku tarif Rp 35.000," kata Direktur Operasi dan Teknik PT Railink Porwanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (19/1/2018).

Penyesuaian tarif ini mulai berlaku hari ini, Jumat, (19/1). Alasannya dengan mempertimbangkan besarnya antusiasme penumpang KA Bandara Soetta.

"Tak hanya soal tarif, operasional perjalanan pun ditambah, dari 42 menjadi 50 perjalanan setiap harinya," terangnya

Sementara itu, Branch Communication Manager Soekarno-Hatta Airport, Haerul Anwar, mengatakan dengan adanya penyesuaian tarif dan tambahan pergerakan kereta diharapkan masyarakat akan semakin antusias.

Selain itu, masyarakat juga bisa fleksibel memilih waktu penggunaan Kereta Api bandara. "Tentunya dari sisi AP II kami juga sudah menyesuaikan dengan jadual kalayang (Skytrain) untuk transfer antar terminal," tutur Haerul.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →