Penumpang KRL akan disubsidi Rp.1,34 triliun

Oleh : Ridwan | Senin, 02 Januari 2017 - 14:33 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Angkutan kereta pada tahun 2017 bakal peroleh subsidi atau Public Service Obligation (PSO) Rp 2,09 triliun.

Anggaran itu sebagian besar disalurkan untuk subsidi tiket penumpang KRL (Kereta Rel Listrik) yakni Rp 1,34 triliun.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Prasetyo Boeditjahjono, menjelaskan alokasi besar untuk KRL dilakukan lantaran pemerintah lebih fokus mensubsidi untuk moda transportasi harian, dalam hal ini mobilitas komuter di keluar masuk Jabodetabek.

"Ada perubahan komposisi untuk (subsidi) kereta jarak jauh dan antar kota yang dulu 35%, sekarang jadi 15%. Jadi komposisi kereta perkotaan naik dari 65% menjadi 85%. Karena ini kan dipakai setiap hari, terutama Jabodetabek," jelas Prasetyo, Sabtu (31/12/2016).

Selain KRL, kereta perkotaan lainnya yakni Kereta Rel Diesel (KRD) Rp 94,79 miliar, dan KA Jarak Dekat Rp 379,89 miliar.

Untuk kereta antar kota sendiri tahun 2017 mendapatkan subsidi PSO sebesar Rp 270,7 miliar yang terbagi untuk KA Jarak Jauh Rp 135,85 miliar, KA Jarak Sedang Rp 130,29 miliar, dan KA Lebaran Rp 4,55 miliar.(iaf)

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →