Pemerintah Matangkan Persiapan Mudik Lebaran 2026, Targetkan Perjalanan Aman dan Nyaman
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 2026 guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penyediaan sarana transportasi hingga pengamanan terpadu melalui Operasi Ketupat 2026 yang melibatkan ratusan ribu personel gabungan.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa berdasarkan hasil survei, pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia.
“Angka ini memang menurun 1,75 persen dibandingkan survei pada tahun 2025 sekitar 146 juta. Namun demikian pada realisasi tahun 2025 justru mencapai 154 juta. Artinya mobilitas masyarakat pada masa lebaran cenderung melampaui angka survei,” ucap Dudy dalam Sidang Kabinet Paripurna, pada Jumat, 13 Maret 2026.
Dari sisi moda transportasi, mobil pribadi masih menjadi pilihan utama dengan proyeksi sebanyak 76,24 juta pemudik, diikuti oleh sepeda motor dan bus. Dudy juga menyebutkan sejumlah titik simpul transportasi yang diperkirakan menjadi yang terpadat.
“Prakiraan simpul transportasi terpadat pada angkutan lebaran 2026 yaitu Bandara Soekarno-Hatta, lintas pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni, dan Stasiun Pasar Senen, serta terminal Pulogebang,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah telah menyiapkan berbagai sarana transportasi, meliputi 31.000 unit bus, 840 kapal laut, 254 kapal penyeberangan, 372 pesawat udara, serta 3.687 unit sarana kereta api.
Selain itu, program mudik gratis juga kembali digelar melalui moda darat, laut, dan kereta api, dengan target melayani 113.262 penumpang dan 12.140 sepeda motor.
“Program mudik gratis kami juga berikan untuk daerah pascabencana di Sumatera meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” katanya.
Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pengamanan mudik tahun ini dilaksanakan melalui Operasi Ketupat 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Operasi ini melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi dengan kepolisian sebagai penanggung jawab.
“Tentunya target kita adalah mempertahankan tingkat kepuasan masyarakat di tahun 2025 kemarin, di mana 90,9 persen masyarakat puas dengan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan perjalanan di masa libur 2025. Oleh karena itu, target kami, target kita semua adalah bagaimana mempertahankan ataupun meningkatkan,” tandasnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah optimistis penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 akan berjalan lebih baik, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.