Sinergi Ekraf dan KAI Angkat IP Lokal Lewat Livery Kereta Tematik, Warnai Perjalanan Mudik 2026

Oleh : Candra Mata | Jumat, 20 Maret 2026 - 12:46 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Mahakarya Pictures menghadirkan livery kereta serta instalasi seni di stasiun yang terinspirasi dari film Pelangi di Mars. 

Aktivasi ini bertujuan memperluas promosi film nasional sekaligus menghadirkan pengalaman mudik Lebaran yang lebih nyaman dan berkesan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyatakan kolaborasi ini membuka ruang promosi lebih luas bagi karya kreatif Indonesia dan memperkuat peran negara dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman.

“Kolaborasi yang terus berlanjut ini memberi peluang bagi film Indonesia seperti Pelangi di Mars untuk semakin dikenal publik melalui medium kreatif di transportasi publik seperti kereta api. Momentum mudik dan libur Lebaran pun terasa lebih semarak dengan aktivasi yang imajinatif dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan sinergi ini menunjukkan potensi besar Intellectual Property (IP) lokal dari talenta muda Indonesia.

Di Stasiun Gambir, penumpang disambut instalasi visual bertema film, lengkap dengan elemen robot dan set yang menghadirkan suasana khas. Sementara itu, KA Argo Dwipangga tampil dengan livery khusus berwarna cerah yang menampilkan karakter utama dan unsur robotik.

“Perjalanan mudik dengan kereta api kini menghadirkan pengalaman kreatif yang akrab dengan dunia imajinasi anak-anak. Suasana ini diharapkan menambah kenyamanan sekaligus menghadirkan kesan yang menyenangkan selama perjalanan,” tambah Irene.

Produser film, Dendi Reynando, menyoroti masih terbatasnya produksi film anak di Indonesia dan berharap film ini dapat memperkuat IP lokal.

“Film anak di Indonesia masih terbatas. Kami berharap Pelangi di Mars dapat menjadi bagian dari upaya membangun IP lokal yang terus berkembang,” kata Dendi.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyambut kolaborasi ini sebagai upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih menarik sekaligus mendukung karya kreatif nasional.

“Kereta api merupakan ruang publik yang dapat menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan. Melalui livery kereta dan dekorasi stasiun, kami ingin perjalanan menjadi lebih berwarna, lebih berkesan, dan semakin dekat dengan karya kreatif Indonesia,” ujarnya.

Kolaborasi ini melanjutkan sinergi sebelumnya sejak 2025 yang menghadirkan berbagai IP lokal dalam momentum Ramadan, liburan sekolah, hingga Natal dan Tahun Baru. 

Film Pelangi di Mars sendiri dijadwalkan tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026.