Terkait KEK Cikarang-Karawang-Bekasi, HKI Minta Pemerintah Dukung Perizinan Agar Lebih Terpadu

Oleh : Ridwan | Kamis, 09 November 2017 - 17:00 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah sedang berencana membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Cikarang, Karawang dan Bekasi. Pilihan daerah-daerah tersebut karena hampir 60 persen industri ada di sana sehingga tidak perlu membangun kawasan baru.

Terkait hal tersebut, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI), Sanny Iskandar mengatakan, hal itu masih dalam pembicaraan, bisnis disana sudah berjalan namun, perlu ada dukungan dari pemerintah.

"Pemerintah harus mendukung dari segi administasi perizinan supaya lebih terpadu," ujar Sanny Iskandar kepada INDUSTRY.co.id disela-sela acara seminar Kawasan Industri di JCC, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Selain itu, lanjutnya, dari sisi penyediaan infrastruktur dan konekting antar kawasan dan jalan diharapkan ada satu lembaga yang bisa mengkoordinasikan di kawasan-kawasan di tiga kabupaten ini.

"Diharapkan koordinasinya bisa lebih baik, karena sekarang masing-masing kawasan belum semua mempunyai koneksi jalan antar kawasan," ucap Sanny.

Sanny berharap semuanya ini bisa dibicarakan bersama jangan sampai kawasan menjadi macet karena dilewati semua pihak yang ingin menuju kawasan lainnya. "Dengan begitu antar kawasan tiak ada yang keberatan," tutupnya.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →