Fortinet Tunjuk Luca Simonelli Pimpin Bisnis Asia Pasifik
INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Perusahaan keamanan siber Fortinet memperkuat jajaran kepemimpinannya di kawasan Asia Pasifik dengan menunjuk Luca Simonelli sebagai Senior Vice President Asia Pacific (APAC). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis di tengah meningkatnya kebutuhan solusi keamanan siber seiring akselerasi transformasi digital dan adopsi kecerdasan buatan (AI).
Berkantor di Singapura, Luca akan memimpin organisasi penjualan Fortinet di kawasan Asia Pasifik dengan membawahi operasional bisnis di Jepang, Asia Utara, Asia Tenggara, India dan kawasan SAARC, Australia, hingga Selandia Baru. Ia juga bertanggung jawab memperkuat strategi regional, mempererat hubungan dengan pelanggan dan mitra, serta menjaga pertumbuhan bisnis perusahaan secara berkelanjutan.
Penunjukan tersebut dilakukan di tengah prospek pasar keamanan siber Asia Pasifik yang terus berkembang. Meningkatnya digitalisasi sektor bisnis dan modernisasi infrastruktur dinilai membuka peluang permintaan terhadap solusi keamanan yang lebih terintegrasi.
Executive Vice President International Sales Fortinet, Joe Sarno, mengatakan Asia Pasifik menjadi salah satu pasar keamanan siber dengan pertumbuhan paling dinamis di dunia.
"Asia Pasifik terus menjadi salah satu pasar keamanan siber yang paling dinamis di dunia seiring organisasi mempercepat transformasi digital, mengadopsi AI, dan memodernisasi infrastruktur kritis. Pengalaman Luca yang luas di industri, fokusnya terhadap pelanggan, serta rekam jejaknya dalam membangun tim berkinerja tinggi akan semakin memperkuat kepemimpinan kami di Asia Pasifik dan menempatkan kami pada posisi yang lebih baik untuk terus mendukung pelanggan, mitra, dan tim seiring kami menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang," ujar Joe dalam keterangannya, Selasa (7/7).
Luca bukan sosok baru di Fortinet. Ia sebelumnya menghabiskan hampir delapan tahun di perusahaan tersebut dengan memimpin bisnis kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA). Sebelum kembali bergabung, ia menjabat sebagai eksekutif senior di GCX Managed Services serta memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di industri teknologi, khususnya keamanan siber, jaringan, Secure Access Service Edge (SASE), keamanan cloud, dan layanan terkelola.
Menurut Luca, posisi Fortinet saat ini semakin kuat untuk menangkap peluang dari meningkatnya kebutuhan organisasi dalam mengamankan transformasi digital dan implementasi AI.
"Fortinet telah membangun salah satu platform keamanan siber paling komprehensif dan terintegrasi di industri, yang menggabungkan kapabilitas jaringan, keamanan, dan AI untuk membantu organisasi mengurangi kompleksitas sekaligus memperkuat ketahanan siber. Seiring pelanggan terus memodernisasi infrastruktur dan mengadopsi AI, Fortinet berada pada posisi yang sangat baik untuk membantu mereka mengamankan setiap tahap perjalanan digital mereka," kata Luca.
Ia menambahkan, dirinya optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan perusahaan di kawasan Asia Pasifik melalui kolaborasi yang lebih erat dengan pelanggan, mitra, dan seluruh tim perusahaan.
"Saya sangat antusias dapat kembali bergabung dengan Fortinet dan bekerja sama dengan pelanggan, mitra, serta seluruh tim di Asia Pasifik untuk melanjutkan momentum kuat yang telah dibangun perusahaan dan membantu semakin banyak organisasi mengadopsi tahap berikutnya dalam transformasi digital secara aman," tuturnya.