AMD: AI PC Kini Jadi Standar Baru Komputasi Personal

Oleh : Hariyanto | Jumat, 03 Juli 2026 - 18:18 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Kecerdasan buatan (AI) semakin terintegrasi ke dalam komputer personal dan mengubah cara masyarakat bekerja, berkreasi, hingga bermain gim. Kehadiran AI yang diproses langsung di perangkat (on-device AI) dinilai menghadirkan pengalaman yang lebih cepat, aman, dan efisien karena tidak lagi bergantung sepenuhnya pada layanan cloud.

General Manager APAC AMD, Alexey Navolokin, mengatakan AI kini telah menjadi transformasi nyata dalam aktivitas sehari-hari. Menurutnya, pelajar maupun profesional kini dapat merangkum dokumen, menerjemahkan konten, hingga membuat notulen rapat secara offline tanpa harus mengirimkan data sensitif ke server jarak jauh.

"AI akhirnya kini hadir langsung dalam perangkat pada meja kerja atau di dalam tas Anda. AI telah menjadi transformasi nyata dalam cara kita bekerja, berkreasi, dan bermain. Pelajar dan profesional kini dapat merangkum dokumen panjang, menerjemahkan konten, serta membuat notulen rapat sepenuhnya secara offline tanpa mengirimkan data sensitif ke server jarak jauh," ujar Alexey Navolokin, Jumat (3/7/2026). 

Ia menambahkan, pemanfaatan AI juga semakin luas di kalangan kreator konten. Berbagai aplikasi berbasis AI memungkinkan proses peningkatan resolusi gambar dan video, penyuntingan timeline yang lebih mulus, hingga penerapan efek visual kompleks secara real time sehingga produktivitas meningkat tanpa membutuhkan keahlian desain tingkat lanjut.

Di sisi lain, para profesional juga mulai mengandalkan AI untuk mengelola pekerjaan yang semakin kompleks. Berbagai alat produktivitas berbasis AI mampu terhubung dengan email, kalender, dan aplikasi manajemen proyek sehingga dapat menyajikan prioritas pekerjaan beserta rekomendasi yang dapat langsung ditindaklanjuti.

Menurut Alexey, perubahan terbesar dari AI PC bukan hanya terletak pada peningkatan performa, tetapi juga pada cara pengguna mengendalikan data mereka.

"Eksekusi AI secara lokal bukan hanya soal kecepatan atau kenyamanan, melainkan sebuah perubahan mendasar dalam keseimbangan antara pengguna dan teknologi. Ketika PC Anda memproses informasi sensitif secara lokal, kendali atas data tetap berada di tangan. Ketika respons dapat diberikan secara instan tanpa bergantung pada ketersediaan server yang jauh, komputer kembali menjadi benar-benar personal," katanya.

Ia menambahkan, kemampuan tersebut juga didukung efisiensi daya yang memungkinkan perangkat tetap digunakan lebih lama, sehingga menghadirkan mobilitas yang lebih baik bagi pengguna.

AMD menilai perkembangan AI PC turut didorong oleh integrasi kemampuan pemrosesan CPU, GPU, dan neural processing unit (NPU) dalam satu platform. Melalui prosesor AMD Ryzen AI 400 Series dan Ryzen AI Max+, perusahaan menghadirkan arsitektur Zen 5, GPU Radeon, dan AMD XDNA 2 yang mampu memberikan performa komputasi AI hingga 60 TOPS.

Namun, Alexey menegaskan bahwa keunggulan AI tidak hanya ditentukan oleh perangkat keras, melainkan juga ekosistem perangkat lunak yang terbuka sehingga pengembang dapat terus menciptakan berbagai inovasi.

"Kita berada di awal era ketika PC tidak lagi sekadar alat, melainkan menjadi kolaborator yang cerdas. Ini bukan tentang menggantikan kemampuan manusia, tetapi memperkuatnya melalui ribuan peningkatan kecil yang secara kolektif mengubah hubungan kita dengan teknologi. AI PC akhirnya telah beralih dari sekadar fiksi ilmiah menjadi standar baru dalam komputasi personal," tutupnya.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →