Dominasi CSR Awards 2026, Jababeka Sabet Enam Penghargaan Sekaligus

Oleh : Ridwan | Sabtu, 04 Juli 2026 - 15:05 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Bekasi - PT Jababeka Infrastruktur, anak usaha PT Jababeka Tbk sekaligus pengelola Kawasan Industri Jababeka, meraih enam penghargaan sekaligus dalam ajang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP)/CSR Awards 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis (2/7/2026).    Ajang ini menjadi bentuk apresiasi bagi perusahaan yang menjalankan program tanggung jawab sosial secara inovatif, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat sepanjang 2025.   PT Jababeka Infrastruktur berhasil memborong enam kategori penghargaan, yakni Terbaik 1 Kategori Infrastruktur, Terbaik 1 Kategori Pengelola Kawasan Industri, Terbaik 2 Kategori SDGs Pilar Sosial, Terbaik 1 Kategori SDGs Pilar Ekonomi, Terbaik 1 Kategori SDGs Pilar Lingkungan, serta penghargaan tertinggi Top SDGs Award.   Penghargaan Top SDGs Award merupakan pengakuan bagi perusahaan dengan kinerja terbaik secara menyeluruh pada tiga pilar pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan.   Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menghadirkan program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.   "Bagi Jababeka, tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami percaya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif," ujar Didik.   Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai program CSR yang dijalankan perusahaan, mulai dari sektor infrastruktur, lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.   Salah satu program yang menjadi perhatian adalah penanaman mangrove di kawasan pesisir Muara Gembong. Program ini dilakukan untuk menjaga ekosistem pesisir sekaligus melibatkan masyarakat setempat dalam upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.   Selain itu, Jababeka juga mengembangkan Pusat Daur Ulang (PDU) Mekarmukti melalui konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program tersebut menghadirkan Mini Plant of Low Carbon Feed yang mengolah limbah organik menggunakan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF).   Melalui program ini, volume sampah organik dapat ditekan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.   Perusahaan juga menggandeng sejumlah penggerak lokal, di antaranya Jahuri selaku Ketua RW 12 dan Ketua Bumdes Mekarmukti, Sonhaji dari Pokdarwis Alipbata yang aktif mengembangkan ekowisata mangrove, hingga Wiwi Marwiyah yang mendorong pemberdayaan ekonomi warga melalui pelatihan keterampilan menjahit.   Menurut Didik, keberhasilan program TJSLP tidak hanya ditentukan oleh perusahaan, tetapi juga lahir dari kolaborasi bersama masyarakat.   Sementara itu, Direktur PT Jababeka Infrastruktur Vega Violetta Puspa menegaskan, perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas.   "Ke depan, PT Jababeka Infrastruktur akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas," ujar Vega.   Ia menambahkan langkah tersebut sejalan dengan komitmen Jababeka dalam membangun ekosistem industri yang terintegrasi, lebih hijau, dan lebih cerdas.   Bagi Jababeka, pembangunan bukan sekadar menghadirkan kota mandiri berbasis industri, melainkan juga menciptakan masa depan industri Indonesia yang berkelanjutan.
Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →