MotoGP Mandalika 2026: Balap Dunia yang Tak Hanya Memacu Adrenalin, tetapi Juga Menggerakkan UMKM, Pariwisata, dan Ekonomi Nasional

Oleh : Candra Mata | Kamis, 18 Juni 2026 - 07:38 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional melalui penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, The Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Kehadiran Indonesia dalam kalender MotoGP dunia tidak hanya menghadirkan kompetisi balap motor paling bergengsi, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism global. Ajang ini sekaligus menjadi etalase yang memperkenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakat Indonesia kepada audiens internasional.

Tahun 2026 menjadi tonggak penting karena menandai tahun kelima penyelenggaraan MotoGP di Mandalika sejak pertama kali digelar pada 2022. Dalam kurun waktu tersebut, Pertamina Grand Prix of Indonesia berkembang menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar di Tanah Air dan berkontribusi memperkuat citra Indonesia dalam peta olahraga dunia.

Sebagai penyelenggara melalui PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), dengan dukungan PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai operator Mandalika International Circuit, berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan berjalan sesuai standar internasional yang ditetapkan Dorna Sports dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menegaskan bahwa seluruh pihak saat ini fokus memastikan penyelenggaraan tahun ini mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi peserta, tim, maupun pengunjung.

“Setiap seri MotoGP memiliki karakteristik dan daya tariknya masing-masing. Mandalika memiliki keunikan karena memadukan kompetisi balap kelas dunia dengan pesona destinasi pariwisata Indonesia. Kehadiran MotoGP bukan sekadar menghadirkan tontonan olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan budaya, keramahan, dan potensi pariwisata Indonesia kepada dunia. Karena itu, kami terus melakukan berbagai persiapan agar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Troy.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan yang memiliki visi bersama dalam menghadirkan event berkelas dunia sekaligus menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, ITDC dan MGPA terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan kawasan, sirkuit, serta seluruh aspek operasional berjalan optimal.

Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan event nasional yang melibatkan dukungan pemerintah pusat dan daerah, kementerian dan lembaga, BUMN, sponsor, komunitas motorsport, pelaku industri pariwisata, UMKM, hingga masyarakat lokal. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan penyelenggaraan yang semakin baik dari tahun ke tahun.

Kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai tuan rumah juga tercermin dari capaian penyelenggaraan sebelumnya. Pada 2025, Pertamina Grand Prix of Indonesia berhasil menarik 140.324 penonton dan menjadi salah satu event olahraga terbesar di Indonesia.

Lebih dari sekadar ajang balap, MotoGP Mandalika juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran event ini telah mendorong pertumbuhan ekosistem motorsport dan pariwisata nasional sekaligus membuka peluang ekonomi yang luas bagi berbagai sektor.

Tercatat lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dalam ekosistem event dan destinasi, sementara lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap pada berbagai sektor pendukung. Dampak tersebut turut dirasakan oleh pelaku ekonomi kreatif, seni budaya, kuliner, dan pariwisata yang memperoleh kesempatan lebih besar untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka ke pasar nasional maupun internasional.

Menuju penyelenggaraan 2026, ITDC bersama MGPA telah menindaklanjuti berbagai evaluasi dari penyelenggaraan sebelumnya melalui sejumlah program peningkatan kualitas operasional, baik di area sirkuit maupun kawasan The Mandalika secara keseluruhan.

Fokus persiapan mencakup aspek keselamatan, keamanan, pengelolaan kerumunan, manajemen transportasi, kebersihan kawasan, hingga peningkatan customer experience guna memastikan kenyamanan seluruh pengunjung selama berada di Mandalika.

Di kawasan destinasi, berbagai penataan terus dilakukan melalui optimalisasi area experiential destination, peningkatan konektivitas menuju atraksi wisata unggulan, penguatan layanan shuttle dan sistem mobilitas kawasan, pengembangan area F&B dan UMKM yang lebih terkurasi, serta peningkatan standar kebersihan dan pelayanan pengunjung.

Dengan berbagai langkah tersebut, pengunjung tidak hanya akan menikmati aksi balap kelas dunia di Mandalika International Circuit, tetapi juga memperoleh pengalaman destinasi yang lebih lengkap sebelum, selama, dan setelah akhir pekan balapan berlangsung.

Didukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 diharapkan kembali menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kalender olahraga internasional sekaligus menunjukkan kepada dunia kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan event kelas dunia yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →