Kinerja ITMG 1Q26 Masih Inline, Meski Profitabilitas Melemah

Oleh : Candra Mata | Rabu, 13 Mei 2026 - 07:50 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan laba bersih sebesar US$55 juta pada 1Q26, turun -9% QoQ dan -16% YoY, setara dengan 21% dari estimasi konsensus FY26. Secara umum, capaian ini masih tergolong inline dengan ekspektasi pasar, dengan asumsi pemerintah menyetujui banding perseroan atas pemangkasan kuota produksi RKAB 2026 pada pertengahan tahun serta tidak memberlakukan bea ekspor batu bara.

Secara kuartalan, pelemahan kinerja terutama dipicu oleh penurunan pendapatan dan tergerusnya margin laba kotor. Pendapatan turun -3% QoQ seiring volume penjualan yang melemah -7% QoQ akibat faktor musiman berupa curah hujan tinggi. Di sisi lain, harga jual rata-rata naik +5% QoQ, ditopang peningkatan kontribusi pasar ekspor yang mencapai 85% dari total pendapatan, dibandingkan 82% pada 4Q25.

Penurunan volume produksi yang lebih dalam dibandingkan volume penjualan mendorong penyusutan persediaan, yang pada akhirnya menekan margin laba kotor ke level 27% pada 1Q26 dari 30% di kuartal sebelumnya. Margin juga terbebani oleh kenaikan stripping ratio menjadi 10,4x (vs. 9,3x pada 4Q25), yang mendorong kenaikan mining cost per ton sebesar +17% QoQ.

Secara tahunan, penurunan laba bersih terutama disebabkan oleh penyempitan margin laba kotor sebesar -140 bps YoY serta lonjakan effective tax rate menjadi 32% dibandingkan 22% pada 1Q25, meskipun pendapatan masih tumbuh +3% YoY.