Togean Intenational Oceanic Festival 2018 Akan diselenggarakan di Tengah Laut
INDUSTRY.co.id, Sulawesi Tengah - Terletak di Teluk Tomini, dan di Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah yang diresmikan pada tahun 2004, Kepulauan Togean merupakan salah satu surga tersembunyi di Indonesia. Memiliki 432 pulau kecil, Kepulauan Togean memiliki sejarah negeri Nusantara yang khas, yakni sejarah kebudayaan bahara Indonesia.
Tak hanya keindahan bahari, Kepulauan Togean juga memiliki kebudayaan masyarakat suku asli yang mendiami pulau tersebut yakni Suku Bajo, Saluan, Togean dan Babongko atau yang selama ini dikenal sebagai Sea Gypsy atau Suku Sama harus di kenal oleh masyarakat dunia.
Maka dari itu, untuk lebih memperkenalkan pulau ini, Togean Intenational Oceanic Festival (TIOF) yang diselenggarakan untuk mengangkat kebudayaan baharai Suku Sama, sekaligus memperkenalkan keindahan dan keunikan Kepuluan Togean.
Festival yang akan diselenggarakan pada tanggal 6 hingga 12 Agustus 2018 ini, sebelum penyelenggaraan memiliki serangkaian beberapa kegiatan event.
Untuk event pertama, akan diselenggarakan pada 13 Agustus 2017 kemarin, di Taman Hayal, Ampana. Untuk meriahkan acara launching, pihak penyelenggara akan mendatangkan artis top dari Paris 'Samifati'.
Samifati adalah sebuah grup musik DJ yang memainkan alat musik secara live. Walaupun menetap di Paris, para pemain Samfiati berasal dari Timur Tengah sehingga musiknya memiliki warna Asia yang sangat kuat.
Selain Samifati, peluncuran TIOF ini juga akan menampilkan tiga orang diva penyanyi dan pemain biola cantik Indonesia yang bergabung dalam grup bernama Kamila.
Untuk Pembukaan acara launching TIOF akan menampilkan sebuah pertunjukkan Tari yang khusus di garap oleh Koreagrafer senior kota Ampana, Alwia Rifai Tarian ini akan menggangkat tema kehidupan suku Laut di Kepulauan Togean.
Dalam acara launching TIOF, Wakil Bupati Tojo Una Una akan memaparkan secara audio-visual bagaimana TIOF 2018 akan di kemas menjadi sebuah festival Bahari Internasional yang sangat unik dengan mengangkat kehidupan budaya suku-suku Laut yang berdiam di Kepulauan Togean.
Sebelum TIOF 2018 digelar, nantinya tanggal 11 dan 12 November 2017 akan diselenggarakan acara Pre-TIOF di Pulau Papan, dimana TIOF 2018 nanti akan di langsungkan secara besar-besaran. Keunikan dari festival ini karena festival ini diselenggarakan di tengah laut lepas yakni antara Pulau Papan dan Pulau Malenge.
Panggung TIOF 2018 nanti akan di bangun di atas Laut dan para penonton akan di tempatkan di Tenda Terapung yang di rancang khusus oleh masyarakat suku Laut yang telah memiliki pengalaman membangun Rumah di Atas Laut selama ratusan tahun. Pada TIOF 2018 ini nanti para pengunjung Kepulauan Togean akan menyaksikan sebuah festival Oceanic yang spektakuler dan sangat langka di dunia.
diharapkan, selain bertujuan untuk menjadikan Kepulauan Togean sebagai destinasi unggulan wisata laut di Indonesia, pergelaran festival ini juga akan menjadi wadah pertemuan dan pertukaran pelbagai kebudayaan Oceanic yang ada di samudra Pasifik dan Atlantik.