Kemenperin Benarkan Sanken Bakal Tutup Pabrik Juni 2025

Oleh : Ridwan | Rabu, 19 Februari 2025 - 15:41 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membenarkan rencana pabrik peralatan listrik, Sanken yang berokasi di kawasan industri MM2100, Cikarang yang akan menghentikan produksinya di Indonesia.

“Berdasarkan informasi yang disampaikan perusahaan melalui online single submission (OSS), perusahaan tersebut berencana menutup basisi produksinya pada bulan Juni 2025,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILAMTE) Kemenperin, Setia Diarta di Kantor Kemenperin, Jakarta (19/2).

Adapun, terangnya, fasilitas produksi yang akan berhenti beroperasi tersebut merupakan pabrik yang 100 persen berasal dari hasil penanaman modal asing (PMA), dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan Sanken Indoensia.

Dirjen ILMATE mengatakan, penutupan fasilitas produksi Sanken di kawasan industri MM2100, Cikarang merupakan permintaan langsung dari induk perusahaan di Jepang, karena akan merubah basis produksi menjadi semikonduktor.

“Karena permintaan dari mother company di Jepang untuk menutup line produksi di Indonesia yang nanti akan dipindahkan untuk menjadi semikonduktor di Jepang,” ungkap Setia Diarta.

Menurutnya, secara garis besar perusahaan tersebut memiliki niat baik karena sudah melaporkan rencana menghentikan basis produksinya di Indonesia.

“Jadi secara ini ada itikad baik. Mereka sudah melaporkan, dan saya pikir pasti akan sudah ada SOP yang mereka jalankan untuk menutup,” tutup Setia Diarta.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →