RDK LKC Dompet Dhuafa Tangani Krisis Kesehatan Bagi Penyintas Kebakaran Manggarai

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 14 Agustus 2024 - 21:43 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Respon Darurat Kesehatan (RDK) Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa ikut terlibat dalam penanganan bencana kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan (13/08).

Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 02.30 WIB, berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan, sebanyak 3.019 jiwa dari 1.050 keluarga sudah berpindah untuk mengungsi ke tempat yang aman. Adapun lokasi pengungsian berada di pergudangan Infinia, Jalan Minangkabau, Masjid Al Falah di RW 07, parkiran Stasiun KA Bandara Manggarai dan SDN 05 Manggarai di RW 09.

Tim Respon Darurat Kesehatan, Muhammad Faisal menuturkan RDK LKC Dompet Dhuafa melakukan koordinasi dengan BPBD DKI Jakarta dalam penanganan krisis kesehatan kebakaran di Manggarai. 

“Tim RDK melakukan penanganan krisis kesehatan, RDK berkoordinasi dengan BPBD DKI Jakarta, setelah itu kami diarahkan untuk melakukan koordinasi ke klaster kesehatan yang dikomandoi oleh PK3D. Selanjutnya rencana berikutnya yaitu akan dibangun sebuah wadah untuk koordinasi terkait dengan kebutuhan pelayanan kesehatan,” tutur Faisal. 

Di hari pertama penanganan krisis kesehatan, tim RDK LKC Dompet Dhuafa menangani berbagai krisis kesehatan, salah satunya merujuk tim pemadam kebakaran yang terkena paku karat. 

“RDK Dompet Dhuafa dan P3KD merujuk tim pemadam yang terkena paku karat, adapun pasien akan di rujuk ke RSUD Tebet untuk diberikan suntik tetanus,” ujar Faisal. 

Menurut keterangan dari tim RDK LKC Dompet Dhuafa yang bertugas, Respon Darurat Kesehatan LKC Dompet Dhuafa bersiap siaga atau stand by di belakang Rumah Sakit Agung dan diperkirakan bertahan hingga 7 atau 14 hari sesuai kebutuhan.

 

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →