Tawarkan Solusi Kesehatan Kulit dari Dalam, WYCE Luncurkan Collagen Drink Pertama dengan Korean Heartleaf

Oleh : Erni S | Sabtu, 06 Juni 2026 - 20:02 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Louis Renzo Cosmindo resmi meluncurkan WYCE, sub-brand terbaru yang menghadirkan inovasi di industri kesehatan dan kecantikan melalui produk collagen drink dengan kandungan Korean Heartleaf (Houttuynia Cordata). 

Produk ini diklaim menjadi minuman kolagen pertama di Indonesia yang memanfaatkan bahan botani premium asal Korea sebagai solusi perawatan kulit dari dalam tubuh.

Peluncuran WYCE menandai langkah baru dalam perkembangan tren beauty-from-within di Indonesia. Korean Heartleaf selama ini dikenal luas dalam industri skincare Korea berkat manfaatnya dalam membantu mengontrol produksi sebum, membantu perawatan kulit berjerawat, memberikan perlindungan antioksidan, memperkuat skin barrier, serta membantu regenerasi dan keseimbangan kulit.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Chintya Tedjaatmadja, menjelaskan bahwa Korean Heartleaf kaya akan antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang berperan dalam melindungi kulit dari paparan radikal bebas.

“Kulit sehat tidak hanya terlihat glowing atau putih. Kulit yang sehat harus memiliki skin barrier yang kuat, kelembapan yang seimbang, serta tidak mudah mengalami iritasi. Dengan kondisi tersebut, risiko munculnya flek, jerawat, maupun kerutan halus dapat diminimalkan,” ujar dr. Chintya dalam acara peluncuran WYCE di Jakarta.

Menurutnya, kandungan flavonoid dalam Korean Heartleaf berfungsi membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, sementara polifenol berperan menjaga kesehatan skin barrier. Adapun vitamin C membantu menyamarkan noda hitam dan bekas jerawat sehingga kulit tampak lebih segar dan bercahaya.

Besarnya potensi pasar produk kesehatan dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat menjadi alasan utama berdirinya PT Louis Renzo Cosmindo. Perusahaan yang didirikan oleh pasangan suami istri William Krisnadi dan Abigail Claudia, melihat peluang besar pada segmen minuman kolagen di Indonesia.

Founder dan CEO PT Louis Renzo Cosmindo, William Krisnadi, mengatakan bahwa WYCE dikembangkan dengan mengintegrasikan bahan aktif kelas dunia dan pendekatan ilmiah modern untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin memahami pentingnya kesehatan sebagai fondasi kecantikan.

“Kami melihat adanya pergeseran kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya kesehatan sebagai dasar kecantikan. Selama ini perawatan lebih banyak dilakukan dari luar, padahal akar dari kulit sehat berasal dari dalam tubuh. Karena itu, WYCE hadir dengan formulasi berbasis sains yang menggabungkan inovasi bahan premium Korea untuk memberikan manfaat yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan,” kata William, Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Petra Surabaya.

Pria kelahiran Surabaya, 5 November 1997 tersebut meyakini  dengan mengkonsumsi WYCE secara rutin selama 30 hari berturut-turut dapat membantu memperbaiki kondisi kulit sehingga tampak lebih sehat, bersih, dan bercahaya. Selain itu, bentuk produk berupa minuman siap konsumsi dinilai lebih praktis dan memudahkan konsumen menjaga konsistensi penggunaan.

Tidak hanya fokus pada kecantikan kulit, WYCE juga mengusung konsep #GutHealthGoodSkin yang menekankan keterkaitan antara kesehatan saluran pencernaan dan kondisi kulit. Diperkaya dengan Psyllium Husk untuk membantu melancarkan sistem pencernaan dan detoksifikasi alami tubuh. Selain itu, terdapat kandungan Inulin sebagai prebiotik untuk menjaga keseimbangan mikrobioma usus.

Pendekatan ini berlandaskan pada konsep gut-skin axis, yakni hubungan antara kesehatan pencernaan dan kesehatan kulit. Saluran cerna yang sehat diyakini dapat membantu mengurangi inflamasi dan mendukung kondisi kulit yang lebih jernih.

Untuk memperluas jangkauan pasar, WYCE kini telah tersedia melalui berbagai platform e-commerce di Indonesia. WYCE juga berencana mengikuti berbagai event besar di Indonesia, termasuk pameran kecantikan, lifestyle exhibition, serta berbagai kegiatan komunitas sebagai bagian dari strategi pengenalan produk.

Pada tahun pertama pemasaran, PT Louis Renzo Cosmindo menargetkan penjualan mencapai 100.000 boks. Target tersebut didukung kapasitas produksi hingga 10.000 boks per bulan di pabrik WYCE yang berlokasi di Yogyakarta dengan luas sekitar 2.000 meter persegi.

Selain itu, strategi pemasaran digital melalui 1.100 affiliator yang tergabung diharapkan dapat mempercepat penetrasi pasar. WYCE dipasarkan dengan harga Rp199.000 per boks, dan selama periode promosi bulan Juni konsumen dapat memperoleh potongan harga hingga 45 persen.

Erni S

Redaksi

Erni S adalah seorang jurnalis dan sekretaris redaksi di Industry.co.id. ia menjadi salah satu kontributor paling produktif. Spesialisasinya mencakup berbagai bidang, dengan fokus utama pada sektor hiburan, industri, dan iptek. Tulisannya dikenal luas karena kemampuannya mengulas isu-isu terkini dengan gaya yang informatif dan mudah dipahami oleh pembaca lintas kalangan. Di luar dunia hiburan, Erni S juga aktif menulis tentang perkembangan industri nasional, teknologi, pariwisata, dan sektor keuangan menjadikannya salah satu penulis yang yang paling berpengaruh bagi kemajuan Industry.co.id.

Lihat semua artikel →