Partai PBB Adakan Bazar Beras Murah di Bandung Barat
INDUSTRY.co.id - Bandung- Bazar beras murah yang digelar pengurus DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat. Kegiatan bazar dilakukan di Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, KBB.
Adapun dalam bazar tersebut, harga paket yang ditetapkan sebesar Rp13 ribu. Di sana masyarakat bisa memperoleh 2 kg beras premium. Demikian keterangan dilansir dari laman RmolJabar.com
Ketua Pelaksana Program Bazar Beras Murah PBB, Yuri Kemal Fadlullah mengatakan, terdapat 470 ton beras dalam bazar murah ini, dengan 200 titik tersebar di seluruh Indonesia. Program tersebut diluncurkan langsung oleh Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra di Jakarta.
"Ada sekitar 470 ton yang kami siapkan. Khusus untuk wilayah Dapil Jabar 2, terdapat 15 ribu paket atau sekitar 30 ton," kata Yuri Kemal Fadlullah dalam keterangannya, Rabu (7/2).
Wakil Ketua Umum PBB itu menjelaskan, konsep harga Rp13 ribu dan 2 kg beras dipilih karena nomor urut PBB pada Pemilu 2024 adalah 13. Di samping itu sebagai dukungan Capres Nomor Urut 2 yakni Prabowo-Gibran.
"Sehingga angka 13 dan 2 perlu kita gabungkan," ujar Yuri.
Terkait ambang batas, Yuri mengakui, PBB saat ini masih berada di bawah. Namun dengan program ini, dia yakin bisa melampaui ambang batas 4 persen.
"PBB saat ini sangat serius dan berkomitmen untuk melangkah ke Senayan, dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang kami lakukan, termasuk pelaksanaan bazar dengan berbagai program dan strategi," jelas Yuri.
Sementara itu, Caleg DPR RI Dapil Jabar 2, Ratna Juita Yakoeb mengaku terharu dengan antusias warga dalam bazar beras murah tersebut. Hal ini menunjukan masyarakat membutuhkan sembako yang murah terutama beras sebagai makanan pokok.
"Dengan adanya program ini saya sangat berterimakasih sekali karena yang pertama kita bisa menyadari betapa butuhnya masyarakat dengan sembako murah ini. Kedua kita bisa menjadi lebih dekat dengan masyarakat. Maka dari itu ini bisa menjadi pertimbangan untuk program PBB kedepannya harus bisa memperjuangkan masyarakat Indonesia membeli atau memenuhi kebutuhan pokonya dengan harga yg murah," ucap Ratna