Menperin Bertemu Dubes Norwegia Bahas Larangan Biofeul

Oleh : Ridwan | Jumat, 21 Juli 2017 - 14:47 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian, Airlangga hartarto hari ini menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Norwegia untuk Indonesia, Hilde Solbakken di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta (21/7/2017).

Airlangga mengatakan, dalam pertemuan tersebut kami membahas rencana peraturan pemerintah Norwegia yang melarang pembelian minyak biofuel berbasis kelapa sawit.

"Norwegia mungkin akan menjadi negara pertama du dunia yang akan menetapkan peraturan tersebut. Aturan tersebut akan berlaku sesegera mungkin," ungkap Airlangga.

Seperti diketahui, biofuel berbasis sawit kembali mendapatkan penolakan dari negara Eropa. Kali ini datang dari sidang anggota Parlemen Norwegia yang melakukan voting pada Rabu, (13/6/2017). Mereka mengusulkan kepada pemerintah Norwegia untuk mengatur kebijakan biofuel Norwegia, beberapa di antaranya dirancang untuk menghapus penggunaan minyak sawit dalam biodiesel.

Kebijakan ini didasarkan pada laporan Rainforest Foundation Norway yang menyatakan bahwa bioufuel yang berasal dari CPO dianggap lebih buruk dari bahan bakar fosil karena menimbulkan terjadinya perubahan penggunaan lahan (deforestasi) yang lebih besar dan berbahaya sehingga efeknya terhadap perubahan iklim juga semakin besar.

Airlangga khawatir apabila seruan larangan sawit itu dibiarkan maka hubungan dagang Indonesia dengan negara-negara di Eropa akan terganggu.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →