Jadi Anggota Dewan Penasihat Anak ChildFund International, Remaja Asal Kabupaten Kupang Ingatkan Soal Hak Anak
INDUSTRY.co.id - Jakarta – Vidi Vanessa, remaja perempuan usia 15 tahun yang berasal dari sebuah desa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi pusat perhatian di acara breakfast meeting Group of Friends on Children and the SDGs.
Dalam sambutannya di acara yang berlangsung di UNICEF House di New York, Amerika Serikat hari Rabu (29/3), Vidi menekankan setiap anak di dunia berhak atas makanan bergizi, ASI ekslusif, dan pengasuhan yang berkualitas.
“Kami tahu bahwa kami adalah anak-anak yang dipersiapkan untuk menjadi bagian dari pembangunan. Menyiapkan makanan bergizi, ASI ekslusif, dan pengasuhan yang berkualitas akan mampu memastikan pertumbuhan kami menjadi generasi yang siap menghadapi masa depan,” ujar Vidi.
Vidi merupakan orang muda dampingan ChildFund International di Indonesia dan mitranya Yayasan Cita Madani. Sebagai siswi SMA, ia aktif mengurus OSIS di sekolah. Ia pun menjadi fasilitator di Kelompok Voice Now! Beringin di desanya.
Youth Voice Now! merupakan program besutan ChildFund International di Indonesia untuk menggalang tanggapan, ide, dan solusi dari orang muda dalam merespon tantangan yang dialami anak dan remaja, khususnya di lingkungan mereka.
Peserta Youth Voice Now! difasilitasi untuk menyusun rencana yang berpusat pada orang muda dan merealisasikannya sebagai kegiatan berbasis masyarakat.
Pada Desember 2022, ChildFund Alliance, sebuah jejaring dari 11 lembaga pembangunan yang berfokus pada anak di mana ChildFund International menjadi anggotanya, memilih Vidi sebagai anggota Dewan Penasihat Anak. Ia bertugas mendampingi lembaga dalam mengembangkan dan menjalankan WEB Safe & Wise, sebuah kampanye perlindungan anak dan remaja di ranah siber.
Peserta pertemuan Group of Friends on Children and the SDGs pada Rabu (29/3) membahas agenda Tujuan Pembangunan Pembangunan (SDGs) negara-negara anggota PBB dalam kaitannya dengan tumbuh kembang anak.
Selain Vidi, narasumber penting lainnya pada pertemuan ini ialah Egriselda Aracely González López, Duta Besar El Salvador untuk PBB, dan Dr. Najat Maalla M’jid, Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak.