Simak! Ini Strategi Menperin Agus Agar Industri Terhindar dari Kebangkrutan Hingga PHK

Oleh : Ridwan | Selasa, 01 November 2022 - 15:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tengah menyerang Indonesia. Bukan hanya startup, kini sudah merambah ke sektor manufaktur dan tekstil di Indonesia. 

Pabrik tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional saat ini mengalami gelombang resesi global. Pasalnya, mereka terkena efek domino pelemahan daya beli di pasar tujuan ekspor.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agung Gumiwang Kartasasmita membeberkan sejumlah strategi agar pelaku industri tidak mengalami kebangkrutan hingga PHK.

"Kami terus menerus melakukan pengawalan agar supaya mereka tetap bisa beroperasi tanpa mengurangi karyawan," kata Menperin Agus dikutip kumparan, Selasa (1/11).

Menurut Menperin Agus, pemerintah juga nantinya akan mencoba membuat dan menerbitkan sejumlah kebijakan-kebijakan, khususnya kebijakan mengenai insentif atau stimulus. 

Agus melihat, kebijakan tersebut juga pernah dilakukan pada masa awal pandemi COVID-19 melanda Indonesia.

"Pernah kita lakukan di awal-awal COVID-19 di Indonesia yang pada dasarnya jauh lebih berat, jauh lebih complicated dari apa yang kita hadapi sekarang," jelasnya

Meski begitu, ia menilai rasa optimistis harus tetap dimunculkan. Selain itu, pasar domestik juga harus segera diciptakan demi menjadi modal Indonesia.

Saat ditanya terkait jumlah laporan industri yang telah melakukan PHK terhadap karyawannya, Agus menuturkan bahwa dirinya belum memiliki data soal itu. 

"Kami belum dapat laporan dari pelaku industri terhadap PHK," katanya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →