Cegah Overtourism, Prancis Terapkan Sistem Reservasi untuk Wisatawan
INDUSTRY.co.id - Semenjak pandemi melanda, pariwisata dunia sangat terpengaruh. Tetapi sekarang setelah segalanya terlihat sedikit lebih baik, dunia akan kembali ke hari-hari seperti sebelum pandemi, saat ketika pariwisata yang berlebihan adalah masalah yang paling mendesak dan memprihatinkan bagi banyak negara.
Melansir dari laman Times of India, di Eropa, khususnya, telah berurusan dengan pariwisata selama bertahun-tahun terakhir. Saat ini, banyak kota-kota indah di Prancis sedang mengalami kepadatan. Kota-kota Prancis ini telah mengambil sikap yang kuat dan menerapkan sistem reservasi di beberapa lokasi wisata populer di seluruh pedesaan untuk menghentikan kondisinya memburuk.
Ketentuan baru diambil untuk menghindari keramaian dan menyelamatkan atraksi populer dari kerusakan. Sejumlah daerah telah melaporkan kerusakan pada tumbuhan dan kehidupan hewan lokal akibat kepadatan penduduk.
Marseille, kota tertua di Prancis yang didirikan sekitar 600 SM oleh orang-orang Yunani, telah menerapkan kuota turis dan sistem reservasi untuk mengunjungi Calanque de Sugiton yang terkenal. Sebab, destinasi tersebut memiliki daya tarik yang sangat terkenal di kota ini. Hanya 500 orang yang akan diberikan izin untuk mengunjungi tempat tersebut dalam sehari. Biasanya, lebih dari 3000 wisatawan tiba setiap hari di sini.
Kantor pariwisata di kota itu dalam keterangan tertulisnya mengatakan, sejak kesuksesan gemilangnya selama musim panas 2020, Calanques telah menjadi korban kepadatan pada bulan Juli dan Agustus.
"Ini merusak flora dan fauna yang tetap dilindungi di taman. Untuk melawan fenomena ini, PNN meluncurkan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk ruang alam: sistem reservasi harian," tulisnya.
Tidak hanya itu, Kantor Pariwisata Metropolitan juga akan memiliki sistem Outside the Walls, di mana 50 pekerja musiman terlatih akan dikerahkan di tempat-tempat wisata tersibuk di Marseille, seperti Calanques untuk mengelola arus orang.
Demikian pula, Region Sud (yang mencakup Provence-Alpes-Côte d'Azur), telah mengambil bantuan teknologi modern untuk mengendalikan overtourism. Mereka telah bermitra dengan aplikasi untuk mengelola lalu lintas selama puncak musim turis.
Selanjutnya, sebuah pulau indah lainnya di Prancis, Corsica juga telah membatasi jumlah wisatawan dan mengadopsi metode kuota harian untuk melindungi lingkungan di wilayah tersebut. Untuk mengunjungi Kepulauan Lavezzi, Lembah Restonica, dan Bavella Needles di Corsica, pengunjung harus melakukan reservasi terlebih dahulu.