Kebijakan VoA diterapkan di Jakarta dan Surabaya, Wisman Asal China dan Inda Masuk Daftar

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 15 Maret 2022 - 10:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Sebagai upaya untuk menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara, pemerintah Indonesia berencana untuk memperluas pemberlakuan Visa on Arrival (VoA) bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dari sejumlah negara di Jakarta dan Surabaya. 

Sebelumnya, Visa on Arrival telah kembali diterapkan bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dari 23 negara.

Dalam Weekly Press Briefing, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pemerintah juga memperluas negara yang bisa mendapatkan fasilitas VoA untuk wisata ke Bali.

Meskipun belum menyebutkan secara pasti negara mana saja dan jumlahnya, namun Sandiaga Uno menyebutkan dua di antaranya adalah China dan India.

"Berdasarkan Ratas (rapat terbatas) kami usulkan penambahan beberapa negara dan sudah disetujui seperti China dan India. Mudah-mudahan segera bisa diumumkan (daftarnya)," terang Sandiaga dalam Weekly Press Briefing di Jakarta, Senin (14/3/2022).

Menurutnya, salah satu dasar pertimbangan pemilihan negara yang mendapatkan VoA adalah anggota G20 dan selama ini banyak mengirim wisatawan mancanegara atau wisman. Selain itu, wisatawan dari negara-negara ASEAN juga akan mendapatkan VoA.

Lebih lanjut, Menparekraf mengklaim sejauh ini belum terdapat kendala berarti dalam penerapan VoA kepada turis asing dari 23 negara yang datang ke Bali. Begitu pula kebijakan bebas karantina yang berjalan lancar.

"Kami terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dan aplikasi PeduliLindungi yang sekarang sudah sangat smooth. Ini bagian dari kesiapan dan perbaikan parekraf untuk menyambut kembali wisatawan mancanegara," tutur Sandi.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, sejak penerapan VoA di Bali pada 7 Maret 2022 telah mendorong peningkatan kedatangan wisatawan mancanegara. Total kedatangan pelaku perjalanan luar negeri dengan Visa on Arrival sebanyak 449 penumpang.

"Total PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) sebesar Rp224 juta," jelas Luhut.

Chodijah Febriyani Lihat semua artikel →