Mulai 1 April, Malaysia Buka Perbatasan untuk Wisatawan Asing Bebas Karantina
INDUSTRY.co.id - Malaysia akan membuka kembali perbatasannya untuk pariwisata pada 1 April. Pada hari Selasa, (9/3/2022), pemerintah Malaysia membuat pengumuman bahwa mereka sekarang siap untuk menyambut wisatawan tanpa harus menjalani karantina asalkan sudah suntik vaksin Covid-19.
Hal ini pun sejalan dengan rencana untuk memasuki fase transisi endemik. Dengan melakukan ini, negara ini telah bergabung dengan daftar negara-negara yang menghapus pembatasan Covid-19 dan memulai kembali pariwisata.
Hampir dua tahun yang lalu pada Maret 2020, Malaysia telah menutup perbatasannya.
Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob dalam konferensi pers mengatakan, pemerintah telah memutuskan untuk membuka perbatasannya pada 1 April 2022.
"Kami percaya keputusan ini akan meningkatkan ekonomi kita dan membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata kita yang sedang sakit," katanya dilansir dari laman Times of India.
Dia lebih lanjut menginformasikan bahwa wisatawan akan memerlukan dokumen perjalanan yang valid untuk masuk dan keluar negara itu.
"Dengan mempertimbangkan varian Omicron, yang masih ada di negara kita dan negara lain, ada beberapa langkah wajib bagi orang Malaysia dan pelancong," jelasnya.
Negara ini dibuka meskipun mencatat lebih dari 25 ribu infeksi per hari dalam beberapa pekan terakhir tetapi kasusnya ringan. Rupanya, negara-negara tetangga Malaysia termasuk Singapura, Thailand dan Filipina juga telah melonggarkan pembatasan perjalanan dan secara bertahap membuka kembali perbatasan mereka untuk pariwisata.
Berikut ini persyaratan untuk memasuki Malaysia
1) Mulai 1 April, wisatawan yang divaksinasi lengkap dapat memasuki negara itu tanpa persyaratan karantina.
2) Wisatawan yang sepenuhnya divaksin harus membawa hasil tes RT PCR negatif mereka tidak lebih dari 48 jam bersama dengan tes Covid-19 Rapid Test Kit-Antigen (RTK-Ag) dalam waktu 24 jam setelah kedatangan.
"Bagi mereka yang tidak sepenuhnya divaksinasi, atau tidak dapat menerima vaksin karena alasan kesehatan, menteri kesehatan akan merinci Prosedur Operasi Standar (SOP) lebih lanjut pada hari ini besok," tukasnya.