Mulai 1 April, Malaysia Buka Perbatasan untuk Wisatawan Asing Bebas Karantina

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 10 Maret 2022 - 15:00 WIB

Menara Kembar Petronas, di Kuala Lumpur, Malaysia (Foto:paulreiffer.com)
Menara Kembar Petronas, di Kuala Lumpur, Malaysia (Foto:paulreiffer.com)

INDUSTRY.co.id - Malaysia akan membuka kembali perbatasannya untuk pariwisata pada 1 April. Pada hari Selasa, (9/3/2022), pemerintah Malaysia membuat pengumuman bahwa mereka sekarang siap untuk menyambut wisatawan tanpa harus menjalani karantina asalkan sudah suntik vaksin Covid-19. 

Hal ini pun sejalan dengan rencana untuk memasuki fase transisi endemik. Dengan melakukan ini, negara ini telah bergabung dengan daftar negara-negara yang menghapus pembatasan Covid-19 dan memulai kembali pariwisata.

Hampir dua tahun yang lalu pada Maret 2020, Malaysia telah menutup perbatasannya.

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob dalam konferensi pers mengatakan, pemerintah telah memutuskan untuk membuka perbatasannya pada 1 April 2022. 

"Kami percaya keputusan ini akan meningkatkan ekonomi kita dan membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata kita yang sedang sakit," katanya dilansir dari laman Times of India.

Dia lebih lanjut menginformasikan bahwa wisatawan akan memerlukan dokumen perjalanan yang valid untuk masuk dan keluar negara itu. 

"Dengan mempertimbangkan varian Omicron, yang masih ada di negara kita dan negara lain, ada beberapa langkah wajib bagi orang Malaysia dan pelancong," jelasnya.

Negara ini dibuka meskipun mencatat lebih dari 25 ribu infeksi per hari dalam beberapa pekan terakhir tetapi kasusnya ringan. Rupanya, negara-negara tetangga Malaysia termasuk Singapura, Thailand dan Filipina juga telah melonggarkan pembatasan perjalanan dan secara bertahap membuka kembali perbatasan mereka untuk pariwisata.

Berikut ini persyaratan untuk memasuki Malaysia 

1) Mulai 1 April, wisatawan yang divaksinasi lengkap dapat memasuki negara itu tanpa persyaratan karantina.

2) Wisatawan yang sepenuhnya divaksin harus membawa hasil tes RT PCR negatif mereka tidak lebih dari 48 jam bersama dengan tes Covid-19 Rapid Test Kit-Antigen (RTK-Ag) dalam waktu 24 jam setelah kedatangan.

"Bagi mereka yang tidak sepenuhnya divaksinasi, atau tidak dapat menerima vaksin karena alasan kesehatan, menteri kesehatan akan merinci Prosedur Operasi Standar (SOP) lebih lanjut pada hari ini besok," tukasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Bitcoin

Minggu, 03 Juli 2022 - 20:00 WIB

Simak! Berikut Panduan Lengkap Analisa Teknikal Bitcoin dan Saran Indodax Untuk Investor

Analisa teknikal Bitcoin menjadi salah satu kunci dalam investasi. Hal ini agar para investor dapat tetap meraih untuk meskipun pasar kripto tengah bergejolak. Saat ini, harga bitcoin menyentuh…

Industri 4.0 di sektor industri

Minggu, 03 Juli 2022 - 19:35 WIB

Kemenperin Pastikan Teknologi Industri 4.0 di Seluruh Rantai Pasok Manufaktur Terus Berjalan

Akselerasi revolusi industri 4.0 yang dicanangkan melalui Peta Jalan Making Indonesia 4.0 terus berjalan. Sektor manufaktur didorong bertransformasi menggunakan teknologi digital di seluruh…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Minggu, 03 Juli 2022 - 18:00 WIB

Ketua MPR RI Juara Pertama Best of The Best Eksekutif Kejuaraan Menembak Jaksa Agung Cup

Ketua MPR RI sekaligus Dewan Penasihat Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Bambang Soesatyo berhasil menyabet Juara Pertama Best of The Best Kelas Eksekutif Kejuaraan…

Peletakan Batu Pertama Gedung Keuskupan Merauke oleh Kementerian PUPR

Minggu, 03 Juli 2022 - 16:04 WIB

Peletakan Batu Pertama Gedung Keuskupan Merauke oleh Kementerian PUPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) memulai pembangunan gedung Keuskupan Merauke di Jalan Raya Mandala, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Secara seremoni pembangunan infrastruktur…

Bincang Tokoh Inspiratif: Gigi & Mulut Sehat Kunci Hidup Berkualitas

Minggu, 03 Juli 2022 - 16:02 WIB

Unilever Indonesia, PDGI dan Sederet Tokoh Inspiratif Ajak Konsumen Rawat Kesehatan Gigi dan Mulut

Setelah berikan manfaat ke lebih dari 10.000 orang, Pepsodent dan PDGI ajak lebih banyak keluarga Indonesia manfaatkan layanan teledentistry gratis “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent”