Anak Singkong CT Siap Suntik Modal Selamatkan Garuda Indonesia

Oleh : Ridwan | Rabu, 12 Januari 2022 - 08:25 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Chairman CT Corp Chairul Tanjung terang-terangan menyatakan kesiapannya untuk menyuntikkan modal ke PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang saat ini tengah dilanda krisis utang.

Chairul Tanjung yang menjadi salah satu pemegang saham GIAA melalui PT Trans Airways menegaskan bakal menambah modal maskapai penerbangan nasional itu setelah proses restrukturisasi selesai digelar.

'Kalau selesai (restrukturisasi), rencananya kami akan menambah modal untuk memperkuat," kata Chairul Tanjung, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta (11/1).

Ia menuturkan bahwa saat ini proses restrukturisasi Garuda masih berlangsung dan mayoritas kreditur siap mengikuti proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) perseroan.

Diketahui, proses input data kreditur Garuda telah berakhir pada Rabu 5 Januari 2022. Tim PKPU Garuda masih akan memverifikasi klaim yang masuk dan memutuskan secara resmi pada 19 Januari 2022 mendatang terkait berapa jumlah yang valid yang dapat dimasukkan dalam proses restrukturisasi.

"Garuda dalam proses restrukturisasi, kita tunggu saja. Yang masih maju mundur itu dari lessor," terang dia.

Menurutnya, tak hanya pemilik saham eksisting saja yang diberi kesempatan untuk menambah kepemilikan saham, tetapi pemerintah juga membuka ruang bagi investor baru untuk menanamkan modalnya.

Walaupun tak menjelaskan secara rinci, namun ia menyebut ada rencana untuk mengundang investor strategis membahas hal tersebut.

Si Anak Singkong optimis akan ada bantuan modal lain dari sejumlah investor strategis pasca-restrukturisasi rampung.

"Itu pembicaraan antara pemerintah dengan kami. Nanti rencananya kami akan undang investor strategis itu dalam tahap pembicaraan," ungkap Chairul.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →