Bank Mandiri Taspen Gandeng Trimegah Asset Management Jual Efek Reksa Dana

Oleh : Wiyanto | Selasa, 07 Desember 2021 - 12:03 WIB

Direksi Bank Mantap
Direksi Bank Mantap

INDUSTRY.co.id-Bank Mandiri Taspen mendapat kepercayaan dari Otoritas Jasa Keuangan Pengawas Pasar Modal sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana dan Otoritas Jasa Keuangan Pengawas Perbankan untuk izin Produk dan Aktivitas Baru Agen Penjual Efek Reksa Dana yang bekerja sama dengan Manajer Investasi yakni PT Trimegah Asset Management guna melakukan pemasaran dan penjualan Reksa Dana Pasar Uang yakni Reksa Dana TRIM KAS 2.

Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen optimis penjualan Reksa Dana akan sukses karena pasarnya beragam lapisan serta kemudahan biaya minimal yang mudah diakses oleh lapisan masyarakat apapun. Menurut Maswar, perseroan akan menyasar nasabah eksisting, Aparatur Sipil Negara (ASN) usia produktif, karyawan pra pensiun, karyawan dari perusahaan dana pensiun yang payroll di Bank Mandiri Taspen dan mahasiswa.

"Produk Reksa Dana TRIM Kas 2 yang ditawarkan oleh perseroan sangat terjangkau dengan nominal minimal Rp.50.000 dengan mekanisme pembelian secara lumpsum maupun installment (berkala), serta saat ini tiga Kantor Cabang (KC) sebagai pilot project penjualan Reksa Dana yaitu KC Jakarta Proklamasi,KC Surabaya serta KC Makassar. Di tahun 2022 Perseroan akan bekerja sama dengan Manajer Investasi lainnya agar produk semakin bervariatif," ujar Maswar.

Sementara itu, Direktur Finance, Risk & Operation Atta Alva Wanggai menjelaskan tentang kinerja Bank Mandiri Taspen yang semakin berkembang sekalipun di tengah era ketidakpastian akibat Covid-19, pada Kuartal III 2021 perseroan tetap mampu mencatat kinerja baik dengan membukukan laba bersih Rp. 467,3 miliar atau naik 43,7 persen dari tahun lalu, dengan Return on Asset (ROA) 2, 36 persen tumbuh 31 basis points (bps) dan Return on Equality (ROE) 17,47 persen tumbuh 87 bps.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh rasio dana murah atau CASA yang meningkat sebesar 47,8 persen per 30 September 2021 dengan baki debet Rp. 6,53 triliun. Perseroan tercatat memiliki total aset sebesar Rp. 43,77 triliun, meningkat dari posisi akhir November 2020 sebesar Rp. 32,61 triliun. Melihat kinerja selama kuarta III 2021, Atta optimistis kinerja sampai akhir tahun 2021 akan tetap dapat terjaga sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

"Kami berharap kerjasama antara Bank Mandiri Taspen dengan Trimegah sebagai agen efek reksa dana akan meningkatkan Fee Based Income, dalam mencapai target kinerja yang ditetapkan perseroan," tutur Atta.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menparekraf Dorong Biro Perjalanan Perkuat Promosi Desa Wisata untuk Kebangkitan Ekonomi

Senin, 27 Juni 2022 - 10:15 WIB

Desa Wisata Mampu Akselerasi Pemulihan Ekonomi Indonesia

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani menyampaikan pengembangan desa wisata di Indonesia terbukti mampu mengakselerasi pemulihan ekonomi dengan terbukanya…

MenKopUKM Teten Masduki saat membuka gelaran Kebumen International Expo (KIE) 2022

Senin, 27 Juni 2022 - 09:00 WIB

Gairahkan Ekonomi Daerah, MenKopUKM Buka Gelaran Kebumen International Expo 2022

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengapresiasi terselanggaranya Kebumen International Expo 2022 (KIE 2022) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen dan diyakini bisa…

PT PLN Batam Raih Peringkat 1 Wajib Pajak Taat Pajak Kategori PPJU

Senin, 27 Juni 2022 - 09:00 WIB

PT PLN Batam Raih Peringkat 1 Wajib Pajak Taat Pajak Kategori PPJU

Pemerintah Kota Batam menyelenggarakan Malam Apresiasi Wajib Pajak Taat Pajak Kota Batam, yang memberikan penghargaan bagi wajib pajak taat pajak terbaik tahun 2022, Jumat (24/6/2022) malam…

Hewan Sapi disuntikkan vaksin oleh petugas

Senin, 27 Juni 2022 - 08:26 WIB

Dalam Dua Hari, Vaksinasi PMK Tembus 58 Ribu Dosis

Pemerintah terus melakukan percepatan vaksinasi terhadap hewan ternak untuk mencegah peningkatan jumlah hewan sakit PMK atau Penyakit Mulut dan Kuku.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo

Senin, 27 Juni 2022 - 08:15 WIB

Keren! Sekolah Vokasi Kemenperin Olah Limbah Darah Sapi Jadi Pupuk Organik Cair

SMK Sekolah Menengah Analis Kimia Padang (SMK-SMAK Padang), salah satu sekolah vokasi yang dimiliki oleh Kemenperin berhasil mengolah limbah darah sapi menjadi pupuk cair. Inovasi yang dinamai…