Budaya Toleransi Harus Jadi Prinsip Warga Digital

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 03 Desember 2021 - 17:30 WIB

Ilustrasi Literasi Digital (Ist)
Ilustrasi Literasi Digital (Ist)

INDUSTRY.co.id - Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keanekaragaman suku bangsa, agama, etnis, dan dipersatukan dengan falsafah Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Sehingga sikap toleransi dan menghargai yang tertuang dalam nilai-nilai dasar bangsa harus jadi landasan di dunia internet, bukan hanya di kehidupan nyata saja.

Pipit Djatma, Fundraiser Consultant & Psychososial Actvist IBU Foundation mengatakan, di dunia maya setiap orang tetap berhubungan dengan manusia sehingga tetap harus menerapkan etika digital.

“Perubahan interaksi sosial ke ruang digital seharusnya tidak mengubah tatanan budaya serta nilai bermasyarakat,” kata Pipit saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Lebih jauh dia mengungkapkan, keberagaman yang ada di Nusantara dengan segala macam informasi di internet bisa memberi dampak negatif. Hal tersebut terjadi jika individunya tidak bisa menyaring dan memahami nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang multikultural atau beragam.

Saat ini dengan berkembangnya jumlah pengguna internet dan media sosial, tindakan kejahatan, penipuan, terorisme, eksploitasi anak online sampai penyebaran ujaran kebencian yang berpotensi SARA juga makin rawan terjadi. 

Sementara motif orang melakukan ujaran kebencian pun dapat muncul karena faktor di dalam diri seperti tidak bisa menanggapi dengan baik perbedaan pendapat. Adapun faktor dari luar diri biasanya terpengaruh dari pertemanan dan komunitas.

Masyarakat pengguna perlu memahami konsep negara Indonesia yang multikultural dengan keragamannya dari suku bangsa serta agama. 

"Toleransi serta menghargai perbedaan harus dipahami karena meskipun tampak tidak memiliki terbatas, pengguna tetap harus memiki etika berinternet karena telah diatur dalam undang-undang," pungkasnya.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. 

Di webinar kali ini hadir pula narasumber lainnya yaitu Daniel Hermansyah, CEO of Kopi Chuseyo, Dee Rahma, seorang Digital Marketing Strategist, Asep H. Nugroho, Dosen Fakultas Teknik UNIS, dan Inge Indriani, Founder Bumbukatjangkoe. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:43 WIB

Komitmen Jadikan Indonesia Basis Produksi dan Hub Ekspor, Menperin Agus: Mitsubishi Akan Tingkatkan Pasar Ekspor

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan para pelaku usaha di Jepang, di antaranya dengan prinsipal otomotif Mitsubishi Motors Corporation (MMC).┬áDalam…

PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma)

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:16 WIB

Ungggul dalam Bioteknologi dan Riset Ilmiah, Assosiated Capsule Group India Tertarik Kerjasama dengan Nucleus Farma

Jakarta-PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) kembali membuktikan eksistensinya serta membuka peluang kerjasama dengan pihak nasional maupun internasional.

Ilustrasi Digital Nomad (Foto:blog.hubspot.com)

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:15 WIB

Usulan Visa Digital Nomad Masuk Tahap Akhir Pembahasan

Visa digital nomad yang menjadi satu inovasi baru dalam merespons arus digitalisasi dan pola perilaku karyawan yang diperbolehkan untuk bekerja secara jarak jauh atau remote worker telah mencapai…

Ilustrasi Gedung KPK

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:07 WIB

LSAK Dukung Kinerja Pemberantasan Korupsi KPK

Peneliti Lembaga Studi Antikorupsi (LSAK), Ili Sadeli mengatakan dorongan pencarian buron Harun Masiku kepada KPK lebih banyak unsur politisnya untuk mendongkel dan mendelegitimasi kinerja Firli…

Desa Wisata Taro Bali

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:06 WIB

Menilik Desa Wisata Taro, Surga Tersembunyi di Gianyar Pemenang BCA Desa Wisata Award

Desa Wisata Taro merupakan desa tua di Bali yang kaya akan kisah dan peninggalan budaya masa lampau. Berada di kecamatan Tegallalang, Gianyar. Sekitar dua jam perjalanan dari Denpasar. Terletak…