Perkuat Kapasitas Pengendalian, Kementan Uji Coba Penggunaan Vaksin Oral Rabies

Oleh : Wiyanto | Kamis, 25 November 2021 - 17:18 WIB

Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen PKH, Nuryani Zainuddin
Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen PKH, Nuryani Zainuddin

INDUSTRY.co.id-Karangasem-Dalam rangka memperkuat kapasitas pengendalian rabies di Indonesia, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) memulai rangkaian uji coba penggunaan vaksin oral rabies (ORV) di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen PKH, Nuryani Zainuddin, Kamis, 25/11.

Menurutnya, penggunaan ORV untuk mendukung program pengendalian rabies telah berhasil dilaksanakan di beberapa negara, dan Indonesia untuk pertama kalinya akan mencoba penggunaannya di tingkat lapang di Kabupaten Buleleng dan Karangasem, Bali.

“Untuk tahap awal akan kita uji coba dulu jenis umpan yang sesuai di Indonesia, setelah itu baru kita uji coba vaksin oral rabiesnya,” tambah Nuryani.

Ia menjelaskan bahwa pada saat ini terdapat 8 (delapan) provinsi yang dinyatakan bebas rabies, sementara provinsi lain masih tergolong wilayah tertular. Untuk wilayah tertular tersebut, strategi utama untuk pengendaliannya adalah dengan pelaksanaan vaksinasi rabies secara massal dengan target 70% populasi hewan penular rabies, khususnya anjing.

“Tantangan dalam vaksinasi massal adalah melakukan vaksinasi pada anjing yang diliarkan dan sulit untuk ditangkap dan divaksinasi secara parenteral atau disuntik,” tambahnya.

Nuryani meyakini bahwa vaksin oral rabies memberikan alternatif untuk anjing yang memang sulit divaksinasi dengan cara konvesional, dan hal tersebut dapat meningkatkan cakupan vaksinasi rabies sampai lebih dari 70% sesuai target.

“Yang perlu dicatat adalah vaksinasi secara oral bukan pengganti vaksin secara suntik, tapi ini merupakan pelengkap untuk meningkatkan cakupan vaksinasi, khususnya anjing yang sulit dipegang atau ditangkap,” imbuhnya.

Pelaksanaan uji coba umpan ini, jelas Nuryani adalah dengan menggunakan umpan yang belum berisi vaksin, namun berupa placebo yang berisi cairan berwarna biru dan diberikan langsung kepada anjing sasaran untuk menilai tingkat kesukaan anjing terhadap pilihan umpan yang tersedia.

“Proses pecahnya placebo dalam rongga mulut dan kemudian diserap di mukosa mulut anjing, akan menyerupai pecahnya vaksin oral rabies yang akan diujicobakan kemudian,” jelasnya.

Nuryani juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia melalui Program Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP) dan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng dan Karangasem yang telah mendukung uji coba yang akan dilakukan tersebut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Komitmen SUCOFINDO Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional melalui Penguatan UMKM di Klaten

Minggu, 28 November 2021 - 20:55 WIB

Komitmen Sucofindo Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional melalui Penguatan UMKM di Klaten

Klaten– Wujud komitmen PT SUCOFINDO (Persero) dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional, SUCOFINDO menyalurkan bantuan pinjaman modal kerja untuk mitra binaan khususnya para peternak sapi…

Petani memperlihatkan lahan jagung yang siap panen

Minggu, 28 November 2021 - 19:19 WIB

Mentan SYL Bangun Kawasan Jagung Seluas 1.200 Ha di Kabupaten Gowa

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan membangun kawasan budidaya jagung seluas 1.200 hektar yang berlokasi Kecamatan Botonompo, Kabupaten…

Borobudur Marathon 2021 Sukses Diselenggarakan

Minggu, 28 November 2021 - 16:40 WIB

Borobudur Marathon 2021 Sukses Diselenggarakan, Perkenalkan Bank Jateng Tilik Candi 2021

Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng sukses diselenggarakan di masa era kenormalan baru dengan konsep hibrida. Acara yang berlangsung selama dua hari (27-28 November 2021) kembali…

Prasetya Mulya

Minggu, 28 November 2021 - 15:37 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Raih Penghargaan Kompetisi Kewirausahaan dari Kemendikbud Ristek

Universitas Prasetiya Mulya berhasil memperoleh penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) sebagai 3 (tiga) Besar Perguruan Tinggi Penerima/Pemenang…

Arrayan Group Serahterimakan Ruko di Grand Cikarang City 2

Minggu, 28 November 2021 - 15:25 WIB

Mulai Fokus Garap Properti Komersial, Arrayan Group Serahterimakan Ruko di Grand Cikarang City 2

Ruko di Jalan Boulevard Grand Cikarang City 2 ini akan menjadi pelengkap area komersial di kawasan perumahan seluas 260 hektar yang sudah dihuni 4.500 kepala keluarga.