INDUSTRY.co.id, Jakarta - Berwisata ke Pulau Dua, atau Pulau Burung, salah satu Cagar Alam yang berada di Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Serang, Provinsi Banten. Dahulu, Pulau ini terpisah dari Jawa yang dipisahkan oleh selat selebar 500 meter. Saat ombak surut, kedua daratan ini menyatu.

Maka, menjadi obyek wisata yang memiliki daya tarik tersendiri. Keunikan itu berasal dari keindahan alam bawah yang mempesona. Di Pulau Burung terdapat laut yang indah dan biru, gugusan berbagai macam jenis karang, ikan laut serta tentunya berbagai jenis burung yang menjadi salah satu penghui di Pulau.

Para burung ini tiap bulan April hingga Agustus, pulau tersebut akan didatangi oleh sekitar seribu jenis burung. Namun karena adanya pendangkalan pada sungai Cibanten sehingga berpengaruh pada ketinggian daratan dan batas antar pulau menjadi tidak jelas. Akhirnya daratan pulau burung menyatu dengan pulau Jawa. Luas yang tadinya hanya delapan hektar pun menjadi 30 Hektar setelah daratan pulau burung menyatu dengan pulau Jawa.

Salah Satu Wistawan yang Berkunjung Ke Pulau Dua atau Pulau Burung, Banten (alfian.ahsan/Instagram)

Anda bisa melihat hamparan pohon bakau dan disambut dengan kicauan burung ketika anda sampai di pulau ini. Dari depan, pulau ini tampak seperti hutan kecil yang rimbun di pinggir pantai.

Selain itu, kawasan cagar alam Pulau Burung ini mempunyai ekosistem tumbuhan tropis dengan pesisir yang diidominasi oleh vegetasi mangrove serta tumbuhan lain seperti pohon dada, ketapang, kepuh dan cangkring.

Pulau Burung ini dinamai mempunyai arti tersendiri, para burung ini berimigrasi dan berkembang biak. Burung-burung tersebut pada umumnya berasal dari bumi belahan Utara dan Selatan.

Merek berimigrasi untuk menghindari musim dingin yang datang, hingga kini tercatat sudah ada 10 ribu burung dari 108 jenis yang berbeda yang singgah di Pulau Burung ini, dilansir dari dispar.bantenprov.

Bapak Madashi, merupakan salah satu pencaga kawasan cagar alam ini, Ia sudah 30 tahun menjaga Pulau Ini dengan seorang diri.

Jika ingin berkunjung ke Pulau ini Anda bisa datang di antara bulan Maret hingga Juli untuk melihat berbagai macam burung yang ada.