INDUSTRY.co.id - Pemerintah Kamboja mengumumkan bahwa mereka akan membuka kembali untuk wisatawan asing pada akhir November.

Dilansir dari laman Lonely Planet, mulai 30 November wisatawan asing yang sepenuhnya divaksinasi dapat melewati karantina jika mereka tinggal di daerah yang ditunjuk di Kamboja selama lima hari sebelum diizinkan untuk bepergian ke tempat lain. 

Kamboja saat ini sedang berusaha untuk memulai industri pariwisatanya menjelang puncak musim perjalanan Tahun Baru. Daerah yang terbuka untuk wisatawan termasuk Sihanoukville dan Koh Kong, Associated Press melaporkan.

Ini adalah langkah pertama dalam strategi pembukaan kembali bertahap yang akan mengarah pada pembukaan tujuan lain pada bulan Januari, termasuk provinsi Siem Reap, pintu gerbang ke kompleks Angkor Wat yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO yang terkenal.

Untuk memasuki Kamboja, pengunjung harus menunjukkan bukti vaksinasi penuh, mengikuti tes Covid-19 sebelum keberangkatan dan menjalani tes negatif cepat pada saat kedatangan. Mereka juga harus mengambil asuransi kesehatan melawan Covid-19, tetap berada di dalam area yang ditunjuk setidaknya selama lima hari dan menjalani tes lain sebelum diizinkan untuk menjelajahi bagian lain Kamboja, kata Kementerian Pariwisata Kamboja melalui AFP.

Kamboja adalah salah satu negara yang sukses memerangi virus Corona. Tahun lalu, negara ini berhasil mencatat telah berhasil melawan penyeberan Covid-19 dengan mencatat nol kematian. Tetapi jumlahnya melonjak Februari lalu dan sebagai hasilnya, perbatasan negara itu masih ditutup dan sebagian besar kegiatan terkait turis ditutup hingga akhir tahun paling cepat.

menurut Oxford's Our World in Data, Kamboja memerangi virus dengan kampanye vaksinasi yang sangat sukses. Ini adalah salah satu negara yang paling sepenuhnya divaksinasi di dunia dengan 77 persen dari populasi sepenuhnya divaksinasi sampai saat ini.