Di Dubai Expo, Menperin Agus Ajak Pelaku Bisnis Dunia Masuk ke Tiga Sektor Industri Strategis RI

Oleh : Ridwan | Minggu, 24 Oktober 2021 - 16:00 WIB

Menperin Agus Gumiwang
Menperin Agus Gumiwang

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Expo 2020 Dubai merupakan ajang strategis bagi sektor industri di Tanah Air untuk berkolaborasi dengan para pelaku bisnis internasional. 

Pada expo kelas dunia tersebut, Kementerian Perindustrian mengangkat keunggulan dan peluang investasi di Tanah Air melalui penyelenggaraan Business Forum pada 22 -28 Oktober 2021.

Setidaknya terdapat tiga sektor terkait industri manufaktur dengan peluang kolaborasi yang terbuka lebar, yaitu penerapan industri 4.0, pengembangan kawasan industri, serta optimalisasi peluang industri halal. 

“Masih terdapat peluang besar serta ruang luas untuk bekerja sama dengan para investor dalam mengembangkan sektor industri melalui pendekatan tiga kebijakan tersebut,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya pada Business Forum Expo 2020 Dubai hari kedua secara hybrid, Sabtu (23/10).

Percepatan penerapan industri 4.0 dijalankan melalui peta jalan Making Indonesia 4.0 yang telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2018. Melalui program ini, Indonesia ditargetkan berada dalam 10 besar ekonomi dunia pada 2030. 

"Kami yakin, suksesnya implementasi program ini akan meningkatkan PDB per tahun dari baseline 5% menjadi 6-7%, Meningkatkan lapangan kerja dari 20 juta menjadi 30 juta, serta meningkatkan kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB menjadi 25% di tahun 2030," jelas Menperin.

Sebagai bagian dari program tersebut, Indonesia menjadi partner resmi dari Hannover Messe 2021 Digital Edition. "Status ini akan berlanjut pada Indonesia Hannover Messe 2023," ia menjelaskan. 

Kemenperin juga tengah mempersiapkan Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0 sebagai benchmark showcase Industri 4.0.
Selanjutnya, Kemenperin juga fokus pada pengembangan industri halal di Indonesia. 

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, Indonesia perlu mengambil peran dalam industri yang berkembang pesat ini. Apalagi, negara-negara yang memakai dan memproduksi produk halal terbesar tidak hanya didominasi oleh negara muslim, contohnya seperti Thailand yang memiliki pusat riset halal mutakhir, serta Brazil yang merupakan produsen terbesar makanan dan minuman halal," papar Menperin.

Ia menambahkan, dengan bertambahnya populasi muslim dunia yang diprediksi mencapai 2,2 miliar jiwa pada 2030, terdapat potensi pasar halal global. Pada 2019, angka ini mencapai USD2,02 Triliun, terutama untuk produk makakan, farmasi, kosmetik, fesyen, wisata, dan sektor Syariah lainnya. 

"Indonesia sangat berpeluang untuk mengembangkan industri halal, terutama pada sektor makanan dan minuman, fesyen, farmasi, dan kosmetik," jelas Menperin.

Sementara itu, Kemenperin telah mendirikan Kawasan Industri Halal dengan infrastruktur yang terjamin untuk memproduksi produk halal, sesuai dengan Sistem Jaminan Produk Halal. Saat ini telah terdapat tiga kawasan industri halal.

Di samping itu, juga ditawarkan 27 kawasan industri lainnya yang tengah dibangun, sebagian besar berada di luar Jawa yang mendukung kebutuhan investasi di bidang industri agro, industri batubara, industri penerbangan, industri logam dasar, serta migas. 

"Beberapa investor juga telah masuk ke kawasan-kawasan industri, baik investor baru maupun yang berasal dari relokasi, seperti di Kawasan Industri Batang, yang memiliki investor dari Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan," ungkap Menperin.

Sebagai jaminan investasi, sektor industri telah menunjukkan kinerjanya sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi. Pada semester I -2021, sektor ini tumbuh signifikan sebesar 6,91%, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional menjadi 7,07%. 

Secara total, sektor industri berkontribusi 17,34% terhadap Produk Domestik Bruto nasional, menjadi yang tertinggi di antara sektor lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bupati Indramayu, Jawa Barat, Hj. Nina Agustina

Minggu, 05 Desember 2021 - 09:04 WIB

Bupati Indramayu Nina dan Sembilan Lainnya Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI-HPN 2022

Sepuluh bupati/wali kota dari Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi hingga Pulau Nusa Tengggara Barat, terpilih menjadi nomine Anugerah Kebudayaan (AK) PWI pada Hari Pers…

Ilustrasi sektor kesehatan

Minggu, 05 Desember 2021 - 08:00 WIB

Pemerintah Teken Tiga LOI Sektor Kesehatan Capai Rp 10 Miliar

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalukan penandatanganan tiga Letter of Intent (LOI) dengan 3 perusahaan alat kesehatan.

Dankormar Mayjen Mar Suhartono

Minggu, 05 Desember 2021 - 06:00 WIB

Dankormar Mayjen (Mar) Suhartono Tinjau Museum Korps Marinir TNI AL

Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono meninjau Museum Korps Marinir (MKM) TNI AL yang berlokasi di Kesatrian Marinir Moekijat Pasmar 2 Jalan. A.Yani No. 1A Gedangan,…

Sejumlah Perwira Pasmar 1 Laksanakan Gowes Sepeda Bersama

Minggu, 05 Desember 2021 - 05:45 WIB

Sejumlah Perwira Pasmar 1 Laksanakan Gowes Sepeda Bersama

Komandan Pasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., menggelar kegiatan bersepeda dalam rangka olahraga bersama jajaran Pejabat Utama Pasmar 1, Jumat (03/12/2021).

Tim Triathlon Pasmar 1 Juarai Belitung Sprint Triathlon 2021

Minggu, 05 Desember 2021 - 05:30 WIB

Tim Triathlon Pasmar 1 Juarai Belitung Sprint Triathlon 2021

Tim Triathlon Pasmar 1 tampil membanggakan pada Belitung Sprint Triathlon 2021 yang dilaksanakan di Pantai Tanjung Tinggi Lorin Hotel and Resort, Belitung, Sabtu (04/12/2021).