Penantian Panjang Indonesia Juara Piala Thomas Akhirnya Terwujud

Oleh : Kormen Barus | Senin, 18 Oktober 2021 - 09:36 WIB

Penantian panjang Indonesia selama kurang lebih 20 tahun menjadi juara Piala Thomas akhirnya terwujud. Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China. Puasa gelar dua dekade Merah-Putih di ajang ini berakhir sudah.(foto:instagram/badminton.ina)
Penantian panjang Indonesia selama kurang lebih 20 tahun menjadi juara Piala Thomas akhirnya terwujud. Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China. Puasa gelar dua dekade Merah-Putih di ajang ini berakhir sudah.(foto:instagram/badminton.ina)

INDUSTRY.co.id, Denmark- Penantian panjang Indonesia selama kurang lebih 20 tahun menjadi juara Piala Thomas akhirnya terwujud. Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China. Puasa gelar dua dekade Merah-Putih di ajang ini berakhir sudah.

Indonesia mengunci gelar juara itu usai Jonatan Christie memenangi partai ketiga di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) malam WIB. Jonatan mengalahkan Li Shi Feng 21-14, 18-21, dan 21-14.

Indonesia secara total menang 3-0 setelah memenangi dua partai pertamanya, yakni Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, dan 21-16.

Lalu, dilanjutkan di partai kedua ketika ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menumpas He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan dua gim langsung, 21-12 dan 21-19.

Indonesia pun menggagalkan misi China untuk mempertahankan gelar juara yang direbut pada 2018. Kemenangan ini sekaligus menuntaskan rasa penasaran Indonesia selama hampir 20 tahun lamanya untuk mengangkat trofi Piala Thomas lagi.

Ya, sebelum ini, Indonesia terakhir kali berjaya di ajang ini pada 2002. Saat itu Taufik Hidayat dkk. mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2 di Guangzhou, China. Setelah itu, Indonesia tidak bisa menghentikan dominasi China yang meraih enam gelar dari delapan edisi terakhir.

Indonesia pun menahbiskan diri sebagai negara dengan gelar Piala Thomas terbanyak, yakni 14 trofi disusul China dengan 10 trofi, lalu Malaysia dengan lima trofi, dan Denmark serta Jepang dengan masing-masing satu trofi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Quty Karunia sebagai salah satu pabrik tekstil untuk produk soft toys IKEA menggunakan PLTS Atap dalam kegiatan operasionalnya sebagai bentuk implementasi energi baru terbarukan

Selasa, 24 Mei 2022 - 16:08 WIB

Keren! Salah Satu Pabrik Tekstil yang Memproduksi Produk IKEA Beralih Menggunakan Energi Terbarukan

Jakarta - Sebagai salah satu pabrik tekstil yang memproduksi soft toys untuk perusahaan ritel home furnishing IKEA Indonesia, PT Quty Karunia (Quty) telah memasang PLTS Atap di pabriknya yang…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Selasa, 24 Mei 2022 - 16:07 WIB

Di Ajang WEF 2022, Menperin Agus Beberkan Peluang Investasi Baru di Indonesia

Pertemuan tahunan World Economic Forum dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia untuk melakukan diskusi dengan para perwakilan ekonomi dunia dan investor-investor potensial.

Ilustrasi Payroll

Selasa, 24 Mei 2022 - 16:03 WIB

Apa Saja Kriteria Payroll System Indonesia yang Bagus dan Efektif? Berikut Ulasannya

Semakin besarnya sebuah bisnis, membuat seorang pelaku usaha tidak bisa mengerjakannya sendirian. Oleh karena itu, mereka harus mencari pegawai baru untuk membantu menyelesaikan semua bisnisnya.…

Ilustrasi Pajak

Selasa, 24 Mei 2022 - 15:42 WIB

8 Pajak Penghasilan yang Wajib Dibayar dan Dilaporkan Secara Online

Di negara manapun, termasuk Indonesia, pajak dapat memberikan kehidupan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan pajak, masyarakat bisa menikmati infrastruktur mulai dari jalan, terminal, stasiun,…

Direktur Utama Yoshihiro Kobi mengatakan sepanjang kuartal I-2022, perseroan telah berhasil mencapai 41%

Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB

Ekonomi Mulai Pulih! Bekasi Fajar Optimistis Akan Penjualan Lahan Industri

Jakarta - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) pada tahun ini menargetkan marketing sales lahan industri seluas 20 hektar dengan harga rata-rata penjualan Rp2,7 juta-3,5 juta/m2.