Gelar Groundbreaking Perluasan Lahan 105 Hektare, Bos KIIC: Permintaan Meningkat

Oleh : Ridwan | Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:15 WIB

Groundbreaking perluasan lahan KIIC (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Groundbreaking perluasan lahan KIIC (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Karawang - Karawang International Industrial City (KIIC) resmi menggelar acara Groundbreaking atau peletakan batu pertama perluasan area kawasan industri yang mencapai 105 hektare (ha) pada Selasa (12/10/2021).

Acara groundbreaking tersebut dihadiri oleh Presiden Direktur KIIC Makoto Yamaguchi, Direktur KIIC Sanny Iskandar, CEO Commercial Sinarmas Land Hongky J. Nantung, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, serta Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

Dalam sambutannya, Sanny Iskandar mengatakan, perluasan area yang mencapai 105 ha ini menjadi bagian dari total area yang mencapai kurang lebih 1500 ha.

Dijelaskan Sanny, perluasan area ini dilatarbelakangi oleh permintaan atas lahan industri di Karawang yang terus meningkat meski pandemi Covid-19 masih melanda Tanah Air.

"Ya memang harus diakui bahwa permintaan akan lahan kawasan industri di Karawang terus meningkat, sekalipun kawasan Rebana terus didorong oleh Bapak Gubernur Jawa Barat, tetapi Karawang masih menjadi daya tarik tertinggi bagi para investor," terang Sanny.

Saat ini, jelas Sanny, beberapa industri besar sudah ikut bergabung dan melakukan produksi di dalam KIIC antara lain, Toyota, Yamaha, Philip Morris, Ajinomoto, Kao. Bahkan, beberapa sektor usaha yang berkembang saat ini seperti data center pun sudah mulai bergabung dengan KIIC.

"Dan harus diakui bahwa perusahaan yang masuk ke Karawang juga merupakan perusahaan-perusahaan kelas dunia," kata Sanny.

Selain itu, lanjutnya, perseroan juga terus mendorong industri yang ada di dalam kawasan KIIC untuk bermitra dengan para pengusaha lokal, sehingga turut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan daerah Karawang.

"Kami berharap dengan adanya penambahan lahan ini, penyerapan tenaga kerja di daerah Karawang bisa semakin terus ditingkatkan," turur Sanny.

Presiden Direktur KIIC Makoto Yamaguchi mengungkapkan rasa bahagianya atas terlaksananya peletakan batu pertama perluasan lahan KIIC.

Ia berharap semua pihak yang ikut dalam proyek perluasan lahan KIIC ini bisa melakukan yang terbaik, serta melakukan pekerjaan yang aman, berkualitas dan smart.

"Semoga dengan perluasan lahan ini, KIIC dapat semakin berkontribusi lebih banyak terhadap masyarakat sekitar," kata Makoto.

Dikesempatan yang sama, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, groundbreaking ini menandakan bahwa Karawang masih menjadi daya tarik investasi terbaik di Indonesia.

"Walaupun banyak yang sedang mengembangkan kawasan industri di wilayah lainnya, tapi yakinlah Karawang tetap menjadi yang terbaik dan terbuka untuk pengelolaan kawasan industri," kata Cellica.

Lebih lanjut, Cellica mengungkapkan, memasuki usia ke 30 tahun, KIIC telah menjadi salah satu pusat perkembangan industrialisasi terbaik di Karawang.

"Hampir kurang lebih ada 60 ribuan pabrik di Karawang, yang terbaik ada di KIIC," terangnya.

Senada dengan Sanny Iskandar, Cellica juga menyebut bahwa perusahaan-perusahaan terbaik dunia saat ini ada di Karawang. Oleh karena itu, dirinya optimis bahwa sudah saatnya para investor ini melirik ke Karawang terlebih dahulu sebelum ke daerah lainnya.

"Harapan kami, dengan perluasan ini artinya sudah ada pembeli artinya Karawang Good Investment, Good Investasi, sehingga besar harapan dari 105 ha bisa berkembang dan tentunya kita bisa mampu menarik investor dunia sehingga besar harapan kami ini ada implikasinya kepada masyarakat di Karawang," tutup Cellica.

Karawang International Industrial City (KIIC) merupakan perusahaan joint venture antara Sinar Mas Land dan ITOCHU Corporation asal Jepang.

Dalam perjalanannya, KIIC adalah kawasan industri pertama di Indonesia yang menerima sertifikat ISO 9001:2000, ISO 14001:2004 untuk Sistem Manajemen Kualitas & Lingkungan pada tahun 2002, dan sertifikat OHSAS 18002:2007 untuk Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Kementerian PUPR Uji Coba 3D Concrete Printing

Senin, 06 Desember 2021 - 09:34 WIB

Optimalkan Teknologi Revolusi Industri 4.0, Kementerian PUPR Uji Coba 3D Concrete Printing Karya Anak Bangsa

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-76 PU, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerjasama dengan PT. PP (Persero) Tbk. dan Autoconz melakukan…

ASUS ROG Phone 5s Series

Senin, 06 Desember 2021 - 09:26 WIB

ASUS Republic of Gamers Hadirkan ROG Phone 5s Series untuk Gamers Indonesia, Ini Harganya...

ASUS Republic of Gamers menghadirkan perangkat terbarunya pada lini ROG Phone 5. Dengan kehadiran processor terbaru dan tercepat dari Qualcomm® Snapdragon™ membawa ROG Phone 5s Series sebagai…

Jalan Rusak di Karo, Sumatera Utara

Senin, 06 Desember 2021 - 09:03 WIB

Kementerian PUPR Siapkan Rencana Penanganan Jalan Rusak di Karo, Sumatera Utara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut), Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melakukan pengecekan…

Bakrie Amanah, Kaltim Prima Coal & Lanal Sangatta Gelar Aksi Tanam 7000 Pohon

Senin, 06 Desember 2021 - 08:00 WIB

Bakrie Amanah, Kaltim Prima Coal & Lanal Sangatta Gelar Aksi Tanam 7000 Pohon

Berkolaborasi dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan Lanal Sangatta, Bakrie Amanah menggelar aksi penanaman 7000 pohon untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap…

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

Senin, 06 Desember 2021 - 07:10 WIB

Realisasi Capai 73%, Menteri Bahlil Percaya Diri Target Investasi Tembus Rp900 Triliun di Akhir 2021

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahl Lahadalia optimis target investasi Rp900 triliun bakal tercapai pada akhir tahun 2021.