Inilah Hasil Kajian Dari B2TKE-BPPT Terhadap Besaran Listrik Pohon kedongdong

Oleh : Ridwan | Senin, 29 Mei 2017 - 14:35 WIB

BPPT (Foto Setkab)
BPPT (Foto Setkab)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah melakukan penelitian, bersangkutan dengan penemuan listrik pohon kedongdong yang diciptakan oleh Naufal di Langsa, Aceh Timur.

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil produksi listrik dari tumbuhan masih belum memadai untuk kebutuhan listrik yang wajar.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Besar Teknologi Konservasi Energi (B2TKE-BPPT), Andhika Prastawa saat konferensi pers di kantor BPPT, Jakarta.

"Pengukuran tersebut menhasilkan data bahwa besaran listrik pada pohon masih dalam kisaran mili watt, dengan tegangan yang dihasilkan dalam skala ratusan mili hingga satuan volt, serta arus dalam mili ampere," ungkap Andhika Prastawa di jakarta (29/5/2017).

Berikut analisa yang dihasilkan oleh B2TKE-BPPT, sejumlah 6 pohon kedongdong dipasang masing-masing 6 pasang elektroda seng dan tembaga. Dari rangkaian seri paralel, diujung elektroda diperoleh pengukuran tegangan total sebesar 2,774 vdc. Ujung rangkaian pohon ini dihubungkan pada conveter arus searah untuk mencatu batere bertegangan 3,5 Vdc, kemudian melaliu inveter dihubungkan ke beban lampu LED 5 watt 220 Vac. Pada saat lampu dinyalakan, setelah 10 menit terukur tegangan dari pohon energi turun dari 2,774 Vdc menjadi 1,870 Vdc.

Dengan laju penurunan seperti itu, diperkirakan 6 pohon kedongdong tersebut hanya sanggup mencatu lampu tidak lebih dari 20 menit, dengan perkiraan energi sekitar 1,7 Watt selama 1 jam.

"Dengan demikian, meskipun terbukti pohon kedongdong dapat menghasilkan listrik, namun masih belum mencukupi kebutuhan listrik secara wajar," terangnya.

Menurut Andhika, kesimpulannya bahwa pohon kedongdong ini dapat menghasilkan listrik dalam jumlah waktu yang terbatas. dengan demikian, pohon ini hanya dapat dijadikan salah satu sumber energi bagi peralatan energi rendah.

Andhika berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian dan pembinaan yang intensif kepada Naufal, agar yang bersangkutan dapat berkembang kemampuan dan minat penelitiannya.

"Kepada berbagai pihak, diharapkan dapat menyikapi hasil percobaan tersebut secara wajar dan bujaksana, sehingga tidak memberikan beban harapan terlalu besar bagi percobaan listrik dari pohon kedongdong ini," tutup Andhika.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Saleh Husin Ketua Majelis Wali Amanat UI (MWA UI) (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 24 Mei 2019 - 13:00 WIB

Jelang Pemilihan Rektor UI, Majelis Wali Amanat Bentuk Panitia Penjaringan Kandidat

Guna menjaring kandidat terbaik dalam pemilihan rektor, Panitia Khusus Pemilihan Rektor Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia telah membentuk Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor…

BGR Logistics Jalin Kerjasama dengan PTP

Jumat, 24 Mei 2019 - 12:58 WIB

Perkuat Layanan dan Bisnis Logistik, BGR Logistics Jalin Kerjasama dengan PTP

Nota kesepahaman tersebut berisikan tentang pelayanan kegiatan bongkar muat dan integrasi sistem logistik.

Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 24 Mei 2019 - 12:30 WIB

Sesalkan Aksi Pembakaran Mapolsek Tambelangan, Khofifah Dukung Polri Usut Tuntas

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan aksi pembakaran Mapolsek Tambelangan, Sampang, Jawa Timur. Khofifah mendorong Polisi segera memproses hukum siapapun pelaku dan provokator…

BCA (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 24 Mei 2019 - 12:00 WIB

Digelar BCA Autoshow Padang 2019, Pelayanan Kebutuhan pada Kendaraan Bermotor

Inisiatif PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dalam memberikan pelayanan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan bermotor kembali diwujudnyatakan dalam gelaran BCA Autoshow 2019 pada tanggal 21 Mei…

Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo saat mengunjungi Kopwan SBW di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/5/2019).

Jumat, 24 Mei 2019 - 11:14 WIB

Cegah Kredit Macet, LPDB Mulai Lirik Pola Tanggung Renteng Jadi Role Model

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) tertarik dengan pola tanggung renteng yang dikembangkan oleh Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita (SBW) Jawa…