Waduh Gawat! Blak-blakan di Hadapan DPR, Sri Mulyani Sebut Ada 127 Kepala Daerah Korupsi

Oleh : Ridwan | Senin, 13 September 2021 - 17:45 WIB

Menkeu Sri Mulyani
Menkeu Sri Mulyani

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, selama ini pengelolaan tata keuangan di daerah belum akuntabel dan efisien. Bahkan transparansi masih menjadi konsentrasi publik sejak 2004.

Dijelaskan Menkeu, Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) pemerintah pusat ke daerah menjadi begitu penting dalam mencapai tujuan bernegara.

TKDD yang berasal dari pemerintah pusat tersebut bertujuan untuk mengurangi disparitas dari satu daerah dengan daerah lainnya.

Namun, terang Sri Mulyani, nyatanya penyelenggaraan keuangan daerah masih belum optimal.

"Kita observasi sejak 2004-2021, belum optimalnya tata kelola penyelenggaraan daerah. Bahkan isu transparansi dan integritas sangat menjadi concern publik," jelas Sri Mulyani dalam rapat dengan Komisi XI, Senin (13/9/2021).

Sri mulyani pun menyebut, sejak tahun 2004-2021, lebih dari 100 kepala daerah tersangkut kasus korupsi.

"Sejak 2004-2021, ada 127 kepala daerah terpidana kasus korupsi," tambahnya.

Adapun survei BRIN 2021 juga terungkap bahwa kolaborasi antar daerah maupun dalam menciptakan daya tarik, investasi, dan competitiveness, upaya pemerintah daerah masih terbatas.

"60% pemerintah daerah mempunyai indeks daya saing sedang dan rendah, berdasarkan survei BRIN 2021," jelas Menkeu.

Oleh karena itu, belum optimalnya kapasitas daerah, menyebabkan pencapaian negara sulit tercapai, terutama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Pasalnya saat ini penyelenggaraan pendidikan sudah didelegasikan kepada pemerintah daerah.

"Contoh penyelenggaraan PAUD yang sudah didesentralisasikan ke daerah, sehingga kalau daerah gak bisa melaksanakan dengan baik, akan terasa pada jenjang yang lebih tinggi, dan pada akhirnya berdampak pada SDM hari ini dan ke depan," tutup Sri Mulyani.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KemenkopUKM jalin kerja sama dengan Kementerian UKM dan Startup Korea

Rabu, 22 September 2021 - 15:30 WIB

Dorong Startup Naik Kelas, KemenkopUKM Gandeng Kementerian UKM dan Startup Korea

Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia bersama dengan Ministry of SMEs and Start-up Korea dan ASEM SMEs Eco-Innovation Center (ASEIC) bekerjasama dalam Ecothon Indonesia 2021.

Menparekraf Sandiaga Uno

Rabu, 22 September 2021 - 15:15 WIB

Luar Biasa! Bangun Pariwisata Indonesia, Sandiaga Uno Sukses Datangkan Investasi Capai Rp6,9 Triliun

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, memastikan investasi masih tetap mengalir ke sektor pariwisata.

Kejahatan Siber (Foto Dok Jatim Times)

Rabu, 22 September 2021 - 15:05 WIB

Ancaman Kejahatan Siber dan Perlindungan Korbannya di UU ITE

Kejahatan siber yang menargetkan komputer, internet, jaringan, dan teknologi merupakan segala kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan sarana, sistem dan jaringan komputer seperti perdagangan…

Tanaman jagung

Rabu, 22 September 2021 - 15:01 WIB

Stok Jagung Ada, Segera Perbaiki Tata Kelola Perdagangan dan Jalur Distribusi

Direktur Rumah Ekonomi Rakyat Taufik Amrullah mendukung penuh upaya pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional termasuk yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dalam menjaga produksi…

PT Uni-Charm Indonesia raih Sertifikat PEFC-CoC

Rabu, 22 September 2021 - 15:00 WIB

Uni-Charm Indonesia Raih Sertifikat PEFC-CoC

PT Uni-Charm Indonesia Tbk berhasil mendapatkan sertifikasi Chain of Custody (CoC) - Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) untuk produk ekspor popok bayi di 2 pabrik pada…