Miliki Potensi Besar, Menparekraf Dorong Pengembangan Wisata Sungai di Banjarmasin

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 02 September 2021 - 16:15 WIB

Wisata Sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Dok: Kemenparekraf)
Wisata Sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Dok: Kemenparekraf)

INDUSTRY.co.id - Wisata sungai di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan dinilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dapat mendorong pengembangan potensi wisata yang berada di daerah tersebut. 

Dalam kunjungannya Sandiaga mengatakan, Banjarmasin yang dijuluki "Kota Seribu Sungai" memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan wisata sungai dengan konsep waterfront seperti di Istanbul, Turki dan Bangkok, Thailand.

"Banjarmasin ini adalah Kota Seribu Sungai. Jadi sungai ini harus kita gunakan sebagai beranda kita," kata Sandiaga melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id, Kamis (2/9/2021).

Dalam upaya pengembangan potensi wisata sungai di Banjarmasin, lanjut Sandiaga, pihaknya memberikan dukungan terhadap program Martapura Bungas. Program yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan ini merupakan program revitalisasi dan meningkatkan kualitas air sungai dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2021.

"Ini kita dukung, karena tidak terlalu banyak kota di Indonesia yang mempromosikan sungai sebagai daya tarik utamanya. Jadi untuk wisata sungai ini yang akan kita kedepankan," katanya.

Lebih lanjut ia juga menuturkan, melihat dari segi atraksi, Banjarmasin memiliki pasar terapung yang menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Sehingga, ia pun akan mendorong pola perjalanan menggunakan perahu di sepanjang Sungai Martapura dan Sungai Barito yang melintasi Banjarmasin.

"Saya nanti mendorong travel pattern di Banjarmasin menggunakan perahu-perahu. Agar memberikan kenangan dan pengalaman yang membekas bagi wisatawan karena itulah pariwisata masa depan," ujar Sandiaga.

Tidak pernah lelah, Sandiaga juga mengimbau agar masyarakat Banjarmasin tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin serta melakukan vaksinasi di sentra-sentra vaksinasi yang sudah ada. 

"Kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif ini harus sejalan dengan pemulihan kesehatan karena yang utama adalah kita tekan penularan COVID-19 dan peningkatan vaksinasi," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:43 WIB

Komitmen Jadikan Indonesia Basis Produksi dan Hub Ekspor, Menperin Agus: Mitsubishi Akan Tingkatkan Pasar Ekspor

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan para pelaku usaha di Jepang, di antaranya dengan prinsipal otomotif Mitsubishi Motors Corporation (MMC).┬áDalam…

PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma)

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:16 WIB

Ungggul dalam Bioteknologi dan Riset Ilmiah, Assosiated Capsule Group India Tertarik Kerjasama dengan Nucleus Farma

Jakarta-PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) kembali membuktikan eksistensinya serta membuka peluang kerjasama dengan pihak nasional maupun internasional.

Ilustrasi Gedung KPK

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:07 WIB

LSAK Dukung Kinerja Pemberantasan Korupsi KPK

Peneliti Lembaga Studi Antikorupsi (LSAK), Ili Sadeli mengatakan dorongan pencarian buron Harun Masiku kepada KPK lebih banyak unsur politisnya untuk mendongkel dan mendelegitimasi kinerja Firli…

CEO LPKR John Riady (Ist)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:58 WIB

Konsensus Analis Prediksi Pendapatan SILO Tumbuh Tahun Ini , LPKR Terimbas Positif

Konsensus analis Bloomberg pada Jumat (24/6/2022) memprediksi pendapatan PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) akan terus bertumbuh pada tahun ini meskipun pasien Covid-19 menurun. Bahkan,…

Ilustrasi TKI (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:17 WIB

Duh! Ratusan TKI Meninggal di Malaysia, Legislator Usul Pembentukan Satgas Terpadu

Jakarta- Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan dibentuk satuan tugas terpadu untuk memonitor dan menjamin pelindungan bagi tenaga kerja migran.