INDUSTRY.co.id - Dalam pembaruan perjalanan baru-baru ini, pemerintah India telah memperpanjang larangan penerbangan internasional terjadwal hingga 30 September 2021. 

Advertisement

Melansir dari laman Times of India, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) membuat pengumuman pada hari Minggu bahwa terdapat aturan terkait penangguhan penerbangan penumpang yang disebabkan kasus Covid-19 di India. 

Sehingga, larangan penerbangan internasional telah diperpanjang hingga akhir September. Sebelumnya, larangan penerbangan internasional seharusnya berakhir pada 31 Agustus 2021

Advertisement

"Namun, penerbangan terjadwal internasional dapat diizinkan pada rute yang dipilih oleh otoritas yang kompeten berdasarkan kasus ke kasus," ungkap DGCA.

Sebelumnya, larangan penerbangan penumpang internasional ditangguhkan di India pada 23 Maret 2020 karena pandemi. Tetapi pemerintah India memulai Misi Vande Bharat pada Mei 2020 untuk membantu orang-orang yang terjebak di negara lain. India juga mendirikan gelembung udara bilateral dengan negara-negara terpilih mulai Juli 2020.

Advertisement

DGCA lebih lanjut menginformasikan bahwa penerbangan kargo khusus dan penerbangan di bawah pakta gelembung udara bilateral dengan negara-negara tertentu akan terus beroperasi.

"Dalam modifikasi parsial pada surat edaran tertanggal 26 Juni 2021, otoritas yang berwenang telah memperpanjang validitas surat edaran yang dikeluarkan pada subjek yang dikutip mengenai layanan penumpang komersial Internasional terjadwal ke atau dari India hingga 2359 jam IST atau 30 September 2021," tulis DGCA dalam surat edarannya.

Advertisement

Namun, pembatasan itu tidak berlaku untuk operasi semua kargo internasional dan penerbangan yang disetujui oleh DGCA.
Sementara itu, India membentuk beberapa gelembung udara (travel bubble) dengan hampir 25 negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, UEA, Kenya, Bhutan dan Perancis.