INDUSTRY.co.id - Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) Amerika Serikat telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya memperpanjang persyaratan penerapan masker saat di transportasi umum. Mereka wajib mengenakan masker saat di bandara, pesawat, bus dan kereta api hingga 18 Januari 2022.
Sebelumnya, aturan tersebut akan berakhir pada 13 September tetapi sekarang telah diperpanjang karena pemerintah mempertimbangkan risiko yang ditimbulkan oleh varian Delta.
Dalam sebuah pernyataan, TSA mengkonfirmasi kepada Lonely Planet bahwa perpanjangan peraturan tersebut akan berlangsung hingga 18 Januari 2022. Perpanjangan ini akan berlaku untuk semua wisatawan di atas usia dua tahun, meskipun ada pengecualian bagi mereka yang memiliki pengecualian tertentu.
"Tujuan dari arahan penggunaan masker TSA adalah untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 di transportasi umum," kata juru bicara TSA dilansir dari laman Lonely Planet.
Diketahui, varian Delta dengan cepat menyebar ke seluruh daerah di Amerika Serikat, terutama di antara populasi yang tidak divaksinasi. Beberapa kota telah mengembalikan penerapan pemakaian masker dalam ruangan untuk menghentikan penyebaran, termasuk New York City dan San Francisco yang sekarang mengharuskan orang menunjukkan bukti vaksinasi sebelum memasuki tempat-tempat dalam ruangan.
"Memperluas penerapan pemakaian masker untuk perjalanan sangat penting bagi lingkungan kesehatan saat ini dan memiliki dukungan penuh untuk memulihkan industri perjalanan," kata wakil presiden eksekutif urusan publik dan kebijakan Asosiasi Perjalanan AS, Tori Emerson Barnes.
Sementara, Presiden Asosiasi Pramugari-CWA, Sara Nelson juga mendukung berita itu dan mengatakan masker adalah alat yang paling efektif untuk mengekang penyebaran Covid-19.
"Sementara vaksinasi telah menjadi kunci meningkatnya permintaan perjalanan udara, tingkat vaksinasi yang tertinggal dan kenaikan varian Delta telah menyebabkan kasus meroket lagi yang dapat mengancam kehidupan, mutasi virus yang berkelanjutan, dan pemulihan dari pandemi ini," katanya.
"Kami memiliki tanggung jawab dalam penerbangan untuk menjaga semua orang tetap aman dan melakukan bagian kami untuk mengakhiri pandemi, daripada membantu kelanjutannya," jelasnya.
Wisatawan harus menyadari bahwa ada hukuman di mana harus membayar denda keuangan bagi mereka yang melanggar persyaratan masker.