Singapura Bolehkan Wisatawan Jerman dan Brunei Berkunjung Bebas Karantina

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 21 Agustus 2021 - 11:30 WIB

Singapura
Singapura

INDUSTRY.co.id - Singapura telah mengumumkan rencana untuk meluncrurkan program perjalanan bebas karantia pertama untuk wisatawan yang sudah divaksinasi yang datang dari Jerman dan Brunei Darussalam. Negara ini juga telah memutuskan untuk mengurangi pembatasan bagi orang-orang yang datang dari Makau dan Hong Kong.

Sebelumnya, Singapura juga dikabarkan berencana membuka kembali sektor besnis dan bersiap untuk menjalani hidup berdampingan bersama virus Corona seperti halnya penyakit umum seperti, influenza atau flu. 

Diketahui Singapura juga mencatatkan dirinya sebagai negara dengan kasus kematian Covid-1y terendah dan tingkat vaksinasi yang tinggi di dunia. Tercatat sekarang berencana untuk membuka kembali pariwisata setelah memvaksinasi lebih dari 75 persen populasinya.

"Ketika situasi Covid-19 global berkembang, kami akan terus menyesuaikan langkah-langkah perbatasan kami dengan perlindungan yang tepat untuk memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat," jelas Otoritas Penerbangan Sipil Singapura, seperti dikutip dari laman Times of India. 

Sebelum ini, hanya penduduk Singapura, karyawan dan mereka yang lulus siswa yang diizinkan masuk. Tetapi dengan pembaruan perjalanan baru-baru ini, mulai 8 September, pengunjung dari Jerman dan Brunei akan dapat mengajukan permohonan Untuk Travel Pass yang Divaksinasi untuk memasuki Singapura.

Namun, mereka harus mengikuti beberapa tes Covid-19 mulai dari pra-keberangkatan, pada saat kedatangan, dan pasca-kedatangan. Juga, wisatawan harus tinggal di negara keberangkatan mereka (Jerman dan Brunei) setidaknya selama 21 hari berturut-turut sebelum berangkat ke Singapura.

Berbicara tentang Hong Kong, Menteri Transportasi S. Iswaran juga menginformasikan bahwa sampai sekarang mereka tidak memiliki rencana lagi untuk membangun travel bubble (koridor perjalanan) Singapura-Hong Kong. Travel bubble antara kedua negara telah dibatalkan dua kali karena meningkatnya kasus virus.

Sementara itu, Hong Kong telah memperketat pembatasan perjalanan dari Jumat dan meningkatkan masa karantina bagi wisatawan harus divaksinasi yang datang dari negara-negara berisiko menengah menjadi 14 hari. Di mana sebelumnya, masa karantina adalah tujuh hari untuk wisatawan yang divaksinasi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Parfum Summerscent

Rabu, 29 Juni 2022 - 22:30 WIB

Summerscent Hadirkan Wewangian Mewah dengan Harga Terjangkau

Dalam beberapa tahun terakhir, produk wewangian atau parfum lokal mulai menjamur dan tengah digandrungi oleh masyarakat. Banyak brand wewangian lokal yang menarik perhatian, salah satunya Summerscent.…

Webinar Jamkrindo preneur

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:49 WIB

Jamkrindo Dukung Transformasi Digitalisasi UMKM

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52, PT Jaminan Kredit Indonesia (PT Jamkrindo), perusahaan penjaminan kredit terbesar di Indonesia, menyelenggarakan Coaching Clinic Jamkrindopreneur…

Depot air isi ulang

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:32 WIB

Asosiasi Depot Air Minum: Label BPA Bantu Pertumbuhan UMKM.

Ketua Umum Asosiasi Pemasok dan Distributor Depot Air Minum Indonesia (APDAMINDO) —induk organisasi 60.000 depot air minum di Indonesia, Budi Darmawan, menepis isu pelabelan Bisfenol A atau…

Cisco Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama dalam Best Workplaces Indonesia tahun 2022

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:29 WIB

Great Place to Work Indonesia Berikan Penghargaan kepada Perusahaan dengan Budaya Tempat Kerja Terbaik

Jakarta-Great Place to Work® adalah otoritas global dalam budaya tempat kerja, mengumumkan daftar perdana Certified™ dan 10 Best Workplaces™ terbaik pada acara Indonesia Best Workplaces…

Ilustrasi Kwitansi

Rabu, 29 Juni 2022 - 19:12 WIB

Pengertian dan Cara Menggunakan Kwitansi dalam Melakukan Transaksi Keuangan

Pengertian kwitansi adalah salah satu dokumen bukti transaksi keuangan. Mengenai transaksi keuangan, mungkin sejak kecil kita sudah biasa melakukannya. Seperti ketika kita membeli jajan di pedagang…