INDUSTRY.co.id-Jakarta-PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akan melakukan rights issues dengan pemerintah sebagai standby buyer. Pada September 2021 akan dilepas sebanyak 28,67 miliar saham.
Menurut Direktur Utama BRI Sunarso pemerintah akan menyerap seluruh haknya dalam aksi korporasi ini. Pemerintah akan menyuntik modal dalam bentuk inbreng saham PNM dan Pegadaian.
"Sedangkan investor publik membeli sisanya. Artinya, kalau sukses semua di-subscribe, maka nilai rights issue sekitar Rp96 triliun," katanya dalam dialog secara virtual, Kamis (12/8/2021).
Sunarso memerinci setelah dikurangi penambahan modal berupa inbreng, maka BRI akan mendapatkan dana segar sebesar Rp41 triliun. Potensi dana itu akan menjadi tambahan modal untuk sumber pertumbuhan baru perseroan.
"Mumpung ada momentum pertumbuhan ekonomi yang membaik, mari kita jaga optimisme supaya BRI bisa menyalurkan Rp41 triliun menjadi sumber pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit yang produktif kepada masyarakat," imbuhnya.