Duh, Gara-Gara Sentuh Anjing Laut Terancam Punah, Turis Ini Denda Rp7 Juta

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 03 Agustus 2021 - 12:30 WIB

Anjing Laut Biksu di Hawaii (Ist)
Anjing Laut Biksu di Hawaii (Ist)

INDUSTRY.co.id - Pasangan turis yang sedang berbulan madu di Hawaii didenda 500 dolar AS atau sekitar Rp7,1 juta oleh agen federal karena menyentuh spesies anjing laut biksu yang terancam punah di Hawaii setelah mereka memposting foto mereka di media sosial. 

Menurut Honolulu Star-Advertiser melaporkan bahwa National Oceanic and Atmospheric Administration's (NOAA) Office of Law Enforcement meluncurkan penyelidikan atas insiden yang melibatkan anjing laut biksu Hawaii setelah video muncul secara online. 

Keduanya diketahui melanggar Undang-Undang Spesies Terancam Punah. NOAA mengatakan, terdapat segel dilindungi oleh hukum negara bagian dan federal dan menyarankan untuk melihatnya dari jarak sekitar 50 kaki.

Dilansir dari laman Travel and Leisure, pelanggaran tersebut diposting di TikTok pada 7 Juni oleh seorang wanita Louisiana yang sedang berbulan madu di pantai Kauai setelah menikah di Maui, Hawaii. Dia terlihat berpose di samping anjing laut, dan ketika dia menyentuh anjing lautnya, mamalia itu langsung memberontak.

Dalam laporan tersebut mengatakan bahwa suaminya, Stephen, meminta maaf atas perilakunya dan mengatakan mereka akan membayar denda karena mereka adalah penggemar berat Hawaii dan tidak bermaksud membahayakan. 

Secara terpisah, seorang turis bernama Alex Magala memposting video Instagram tentang dirinya bertemu dengan anjing laut biksu dari perjalanannya pada Mei 2021. Makhluk laut itu membentak ekornya setelah dia menyentuhnya, dan ketika dia mendekati lagi, ia menggonggong dan berenang ke laut.

"Saya baru tahu bahwa saya melakukan hal yang salah. Saya menyentuh anjing laut berbaring dan tidak menyadari bahwa itu langkah yang tidak sopan dari sisi saya, terutama ketika saya menjadi tamu di tempat baru," katanya.

Dia melanjutkan untuk menjelaskan bahwa dia berpikir makhluk itu sudah mati dan ingin melihatnya lebih dekat dan berusaha menenangkannya. 

NOAA mengatakan untuk tetap berada di belakang tanda-tanda atau penghalang ketika melihat anjing laut biksu Hawaii.

Saat ini, ada sekitar 1.400 anjing laut biksu yang tersisa, dengan sekitar 1.100 di pulau-pulau barat laut Hawaii dan 300 di pulau-pulau utama. Populasi telah menurun selama 60 tahun, tetapi upaya pemulihan baru-baru ini telah menyebabkan sedikit peningkatan. Namun, NOAA mengatakan mereka dianggap salah satu spesies anjing laut paling terancam punah di dunia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Yayasan Dharma Pertiwi Resmikan Daycare dan PAUD Holistik Integratif

Sabtu, 18 September 2021 - 19:33 WIB

Yayasan Dharma Pertiwi Resmikan Daycare dan PAUD Holistik Integratif

Yayasan Dharma Pertiwi mengadakan acara peresmian Daycare dan PAUD Holistik Integratif Yayasan Dharma Bhakti Dharma Pertiwi yang berlokasi di lingkungan Mabes TNI, Jumat (17/9/2021).

Ilustrasi Bermain internet (altselection.com)

Sabtu, 18 September 2021 - 18:25 WIB

Bangun Kualitas Diri dengan Jejak Digital Positif dan Terapkan Etika

Transformasi digital mengalami percepatan, terlebih dengan kondisi pandemi Covid-19 yang memengaruhi bagaimana masyarakat berinteraksi di dunia digital. Mulai dari mencari informasi, bekerja,…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Sabtu, 18 September 2021 - 18:00 WIB

Ketua MPR RI Harap Dunia Usaha di Bali Bisa Segera Bangkit

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap perekonomian di Bali bisa kembali bergerak seiring penurunan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ke level 3 di Pulau Bali.…

Ilustrasi Pelecehan Seksual Secara Online (Ist)

Sabtu, 18 September 2021 - 17:55 WIB

Jangan Takut Melapor! Pentingnya Kenali 5 Bentuk Pelecehan Seksual di Ruang DigitalĀ 

Interaksi sosial masyarakat yang beralih ke ruang digital berkat adanya internet, membuat tindak kekerasan seksual pun berpindah ke ranah online.

Orangtua Ajarkan Anak Tentang Internet (Ist)

Sabtu, 18 September 2021 - 17:10 WIB

Peran Orangtua Memberi Ajaran Agar Anak Aman Berinternet

Internet dan media sosial seperti mata pisau, di satu sisi memiliki manfaat positif namun sisi lainnya ada dampak negatif yang bisa melukai penggunanya. Terlebih untuk anak-anak, peran orangtua…