INDUSTRY.co.id - Memasuki musim panas di Eropa, tepatnya di Spanyol orang-orang memilih untuk berendam di dalam kolam renang untuk menyegarkan dan mendingkan tubuh dari teriknya matahari. 

Namun, sayangnya kasus Covid-19 di Spanyol pun mengalami peningkatan sehingga berenang di kolam renang umum pun menjadi kekhawatiran masyarakat yang berisiko menularkan virus Corona. Maka, mereka yang ingin mendinginkan tubuh di musim panas ini lebih memilih untuk menyewa kolam renang melalui aplikasi.

Aura Cenet, pramusaji berusia 21 tahun asal Madrid dan tiga temannya menyewa kolam renang pribadi di sebuah rumah di Arroyomolinos, kota berjarak 28 kilometer dari ibu kota Spanyol, lewat aplikasi Swimmy.

"Kami lebih terlindungi di sini, tanpa ada yang mengganggu. Ini merupakan ide yang bagus, saya tidak berpikir akan kembali ke kolam renang umum di kota," katanya kepada Reuters.

Dilansir dari laman Times of India, Senin (26/7/2021), pandemi ini telah memicu bisnis seperti pembuatan dan pemeliharaan kolam renang di pribadi, karena lebih banyak orang memilih untuk menghindari kolam renang umum dan pantai. 

Hal ini pun berdampak pada Fluidra, sebuah perusahaan pembuat perlengkapan kolam renang terbesar di dunia, pada Mei perusahaan tersebut membukukan keuntungan 40 kali lipat. Perusahaan Spanyol itu mengatakan permintaan kolam renang di perumahan kemungkinan akan tetap meningkat.

"Para pemilik yang menggunakan aplikasi Swimmy dapat menghasilkan hingga 1.200 euro atau sekitar Rp20,4 juta per bulan dari penyawaan kolam renang mereka," kata Estefania Leiva, direktur komunikasi di kantor cabang Swimmy di Spanyol.

Sementara untuk tarif sewa di daerah Madrid, umumnya berkisar 12-30 euro sekitar Rp204 ribu sampai Rp511 ribu per orang untuk setengah hari. Swimmy didirikan pada 2017 di Perancis dan kini beroperasi di Italia, Jerman, dan Amerika Serikat.

"Meskipun pembatasan Covid-19 telah dilonggarkan tahun ini, pada Mei dan Juni jumlah pemesanan yang kami terima naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu," tuturnya.

Lonjakan baru kasus infeksi bulan ini telah memaksa sejumlah wilayah untuk memberlakukan pembatasan dalam beberapa pekan terakhir.

Vanessa Ghirardato, pemilik kolam renang yang disewakan Cenet dan teman-temannya mulai menggunakan aplikasi tahun lalu.

"Saya jarang menikmati kolam renang jadi kalau saya hanya menggunakannya beberapa jam saya lebih suka orang lain menikmatinya dan uangnya masuk sangat berguna karena kolam renang seperti ini mahal untuk biaya perawatannya," jelasnya.