Kasus Covid-19 Melonjak, Italia Berencana Terapkan 'Green Pass'

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 25 Juli 2021 - 12:10 WIB

Kota Florence, Italia (Dok: skyticket.com)
Kota Florence, Italia (Dok: skyticket.com)

INDUSTRY.co.id - Meningkatnya kasus Covid-19, kini pemerintah Italia berencana akan memberlakukan 'green pass' yang diwajibkan bagi masyarakat negara tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bukti kekebalan agar bisa mengakses berbagai layanan dan kegiatan rekreasi seperti, mengunjungi acara olahraga, museum terkenal, dan restoran. Tapi, tidak untuk klub malam, karena masih ditutup untuk umum.

Dilansir dari laman Times of India, Minggu (25/7/2021), green pass adalah sertifikat digital atau kertas yang menunjukkan seseorang telah menerima setidaknya satu suntikan Covid-19, telah dites negatif, atau baru saja pulih dari Covid-19.

Sesuai laporan terbaru, peraturan ini berlaku mulai 6 Agustus. Untuk mendapatkan pass tersebut, orang akan diminta untuk memberikan bukti laporan tes negatif Covid-19 yang diambil dalam waktu 48 jam, atau menunjukkan bukti bahwa mereka telah mengambil setidaknya satu dosis vaksin covid-19. lalu bagi mereka yang baru saja pulih dari virus Corona juga akan memenuhi syarat untuk lolos dari tes. 

Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengatakan pemberlakuan green pass ini dilakukan karena masyarakat bisa menikmati waktu bersama dan memberikan jaminan bagi mereka yang sedang bersama tanpa menularkan virus Corona.

Namun, belum jelas bagaimana peraturan untuk wisatawan asing untuk peraturan tersebut ini, apakah dokumen dari negara asal mereka akan melayani tujuan tersebut. Dilaporkan, green pass akhirnya dapat diperlukan di Italia untuk perjalanan pesawat, kereta api, dan bus, yang akan menjadi tolak ukur dan akan dipertimbangan kembali para pejabat pada bulan September. 

Menurut laporan WHO, lebih dari 21 juta orang Italia telah sepenuhnya divaksinasi Covid-19. Italia mulai meringankan putaran terbaru pembatasan Covid-19 pada akhir April, sedangkan diperkirakan 40 juta orang telah mendapatkan green pass, menurut Menteri Kesehatan Italia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma)

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:16 WIB

Ungggul dalam Bioteknologi dan Riset Ilmiah, Assosiated Capsule Group India Tertarik Kerjasama dengan Nucleus Farma

Jakarta-PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) kembali membuktikan eksistensinya serta membuka peluang kerjasama dengan pihak nasional maupun internasional.

Ilustrasi Gedung KPK

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:07 WIB

LSAK Dukung Kinerja Pemberantasan Korupsi KPK

Peneliti Lembaga Studi Antikorupsi (LSAK), Ili Sadeli mengatakan dorongan pencarian buron Harun Masiku kepada KPK lebih banyak unsur politisnya untuk mendongkel dan mendelegitimasi kinerja Firli…

CEO LPKR John Riady (Ist)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:58 WIB

Konsensus Analis Prediksi Pendapatan SILO Tumbuh Tahun Ini , LPKR Terimbas Positif

Konsensus analis Bloomberg pada Jumat (24/6/2022) memprediksi pendapatan PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) akan terus bertumbuh pada tahun ini meskipun pasien Covid-19 menurun. Bahkan,…

Ilustrasi TKI (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:17 WIB

Duh! Ratusan TKI Meninggal di Malaysia, Legislator Usul Pembentukan Satgas Terpadu

Jakarta- Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan dibentuk satuan tugas terpadu untuk memonitor dan menjamin pelindungan bagi tenaga kerja migran.

Presiden Jokowi

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:17 WIB

Tiga Makna Ibu Negara Iriana Hadir di Ukraina

Pengamat militer dan intelijen Ridlwan Habib menilai ada tiga makna atau alasan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ikut dalam kunjungan bersejarah ke Ukraina.