Kebijakan Robert Alberts Soal Program Latihan Mandiri di Masa Perpanjangan PPKM

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:00 WIB

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)
Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

INDUSTRY.co.id - Bandung-Pelatih PERSIB, Robert Alberts mengaku kesulitan dalam memantau pemainnya selama aktivitas latihan bersama diliburkan. Ia pun memberikan keleluasaan pemain untuk menakar kebutuhan latihan secara individu setiap harinya.

Ia mengatakan, pada awalnya tim memberi program latihan melalui video sehingga dapat memantau denyut jantung, jarak tempuh, dan intensitasnya untuk setiap pemain.

"Tapi ketika PPKM diperpanjang, kami tidak bisa menggunakan fasilitas latihan. Kami belum tahu pasti (kondisi pemain) untuk saat ini. Kami memberitahu pemain bahwa latihan menjadi tanggung jawab mereka masing-masing," kata pelatih asal Belanda tersebut kepada sejumlah awak media.

Kebijakan itu akan berpengaruh pada kondisi setiap pemain. Terlebih mereka melakukan di tempat dan alat bantu yang berbeda juga. Situasi itu yang membuat tim pelatih sulit menilai kondisi fisik pemainnya di tengah masa PPKM.

Kesulitan tersebut membuat tim pelatih tak lagi memberikan menu latihan. SEbagai gantinya, pemain mendapatkan kewajiban menakar kebutuhan latihan untuk menjaga kebugaran masing-masing.

"Jadi pemain harus melanjutkan latihan individu mereka dan itu tergantung fasilitas yang ada di lingkungan masing-masing," ucapnya.

Belum lama ini Robert Alberts mengaku tetap optimis menatap kompetisi musim ini. Ia mengaku terus memupuk keyakinan akan kembali bergulirnya kompetisi.

Rasa optimis itu memang terus dikuatkan oleh Robert mengingat situasi sepakbola saat ini tidak menentu akibat pandemi Covid-19 yang belum terkendali.

Apalagi setelah perpanjangan PPKM, ia belum menerima rencana dari PT Liga Indonesia Baru ataupun PSSI tentang nasib kompetisi. Meskipun begitu, pelatih asal Belanda ini memastikan, ia tetap berpikir positif.

"Kami masih menunggu informasi resmi PSSI dan LIB, bagaimana reaksi mereka menanggapi perpanjangan PPKM ini dan bagaimana rencana memulai liga. Kami mencoba untuk selalu optimis dan melihat ke depan. Kami selalu mencoba untuk yakin liga akan dimulai lagi," kata Robert, Rabu 21 Juli 2021.

Dia berharap, nasib sepakbola Indonesia bisa seperti di luar negeri. Salah satu contohnya Malaysia yang tetap bisa menjalankan kompetisi profesionalnya. Pelaksanaan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat bisa dilakukan supaya sepakbola tetap berdenyut di tengah pandemi Covid-19.

"Sepakbola profesional di sana tetap berjalan. Klub tetap bisa berlatih, bermain, dan semua juga harus mengikuti protokol kesehatan dan prosedur keselamatan," jelasnya.(*)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Imunisasi pada Anak (Foto Dok Halodoc)

Rabu, 22 September 2021 - 16:00 WIB

Imunisasi Anak Penting, Telekonsultasi Dapat Dimanfaatkan

Melaksanakan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19 merupakan hal baku untuk tetap dipatuhi. Namun, jika jadwal imunisasi pada anak akan berlangsung, tentu hal tersebut harus dipenuhi para…

Aplikasi Media Sosial (Ist)

Rabu, 22 September 2021 - 15:50 WIB

5 Hal yang Perlu diketahui Sebelum Posting di Medsos

Dari 275 penduduk Indonesia, sebanyak 202,6 juta telah menggunakan internet dengan 170 juta di antarany telah aktif di media sosial. Hal yang mengagetkan, jumlah gadget atau perangkat mobile…

KemenkopUKM jalin kerja sama dengan Kementerian UKM dan Startup Korea

Rabu, 22 September 2021 - 15:30 WIB

Dorong Startup Naik Kelas, KemenkopUKM Gandeng Kementerian UKM dan Startup Korea

Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia bersama dengan Ministry of SMEs and Start-up Korea dan ASEM SMEs Eco-Innovation Center (ASEIC) bekerjasama dalam Ecothon Indonesia 2021.

Menparekraf Sandiaga Uno

Rabu, 22 September 2021 - 15:15 WIB

Luar Biasa! Bangun Pariwisata Indonesia, Sandiaga Uno Sukses Datangkan Investasi Capai Rp6,9 Triliun

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, memastikan investasi masih tetap mengalir ke sektor pariwisata.

Kejahatan Siber (Foto Dok Jatim Times)

Rabu, 22 September 2021 - 15:05 WIB

Ancaman Kejahatan Siber dan Perlindungan Korbannya di UU ITE

Kejahatan siber yang menargetkan komputer, internet, jaringan, dan teknologi merupakan segala kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan sarana, sistem dan jaringan komputer seperti perdagangan…