Kebijakan PPKM Darurat Dinilai Menyulitkan Pengusaha, APPBI: Pusat Perbelanjaan Berpotensi Kehilangan Pendapatan Hingga Rp5 Triliun

Oleh : Hariyanto | Kamis, 22 Juli 2021 - 10:28 WIB

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Adanya penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang diambil pemerintah dikhawatirkan akan membuat kalangan pengusaha pusat perbelanjaan kehilangan pendapatan hingga Rp5 triliun setiap bulanya.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengungkapkan bahwa kebijakan penerapan PPKM darurat cukup menyulitkan para pengusaha. Pasalnya, menurut Alphonzus, setiap pusat perbelanjaan berpotensi kehilangan pendapatan hingga Rp5 triliun per bulan. 

Menurutnya, untuk bisa bertahan di masa PPKM darurat atau  yang saat ini istilahnya telah diubah menjadi PPKM dengan kriteria level tertentu ini, pusat perbelanjaan membutuhkan relaksasi dan subsidi.

“Kami meminta kepada pemerintah dapat segera memberikan pembebasan atas biaya-biaya yang masih dibebankan, meskipun pemerintah meminta pusat perbelanjaan tutup atau hanya beroperasi secara sangat terbatas,” kata Alphonzus pada Press Conference Wacana Pengenaan Pelarangan Beroperasi Bagi Sektor Industri Manufaktur selama penerapan PPKM Mikro Darurat, Rabu (21/7/2021).

Menurutnya, pemerintah harus mengeluarkan aturan yang memungkinkan untuk meniadakan sementara ketentuan pemakaian minimum atas listrik dan gas. Selain itu, pelaku usaha pusat perbelanjaan juga memerlukan penghapusan sementara Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB), pajak reklame, dan pajak retribusi lainnya yang bersifat tetap. 

“Kami juga berharap agar pemerintah memberikan subsidi upah pekerja sebesar 50 persen,” ujar Alphonzus 

Alphonzus berharap, pemerintah dapat memastikan penegakan atas pemberlakuan pembatasan secara tegas dan memastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat selama penerapan PPKM darurat. 

“Kami berharap pemerintah dapat disiplin serta konsisten, karena sangat dikhawatirkan PPKM Darurat dapat berlangsung berkepanjangan akibat penyebaran wabah Covid-19 saat ini sudah terjadi di tingkat yang sangat mikro, yaitu di lingkungan dan komunitas yang paling kecil di kehidupan masyarakat,” kata Alphonzus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dr. Justisiari P. Kusumah, S.H., M.H. – Managing Partner K&K Advocates

Kamis, 23 September 2021 - 21:30 WIB

Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia

Kehadiran Platform Intermediary/Platform Perantara sebagai akses informasi dan pengetahuan masih terus menjadi perbincangan dalam aspek tanggungjawab dan kewajiban hukum. Kemudahan konvergensi…

PT Link Net Tbk (LINK) (Foto DokIndustry.co.id)

Kamis, 23 September 2021 - 21:01 WIB

Curhat Pelanggan Direspon Cepat, Link Net Dianugerahi Penghargaan Indonesia Customer Service Champions

Jakarta– Dalam mewujudkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan, PT Link Net Tbk dengan brand First Media terus melakukan berbagai upaya dan optimalisasi layanan,…

Produk Mie BonCabe level 30 Rasa Ramen Pedas yang diluncurkan PT Kobe Boga Utama, Kamis (23/09/2021), di Tangerang, Provinsi Banten. (Foto: Humas PT Kobe Boga Utama)

Kamis, 23 September 2021 - 20:59 WIB

Kobe Boga Utama Luncurkan Mie BonCabe Level 30 Rasa Ramen Pedas

PT Kobe Boga Utama meluncurkan produk baru Mie BonCabe level 30 rasa Ramen Pedas pada acara Live Event “Ngeramen BonCabe” pada Kamis (23/09/2021). Acara tersebut dimeriahkan oleh para komika,…

Jalin Kerja Sama, Kemenag dan Perpusnas Luncurkan Portal Web Kepustakaan Keagamaan

Kamis, 23 September 2021 - 20:46 WIB

Pemulihan Pembelajaran di Madrasah Mengandalkan Buku Teks

Jakarta-Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI meluncurkan portal web Kepustakaan Keagamaan.

Ilustrasi Digital Skills (Ist)

Kamis, 23 September 2021 - 20:45 WIB

Pentingnya Memiliki Kemampuan Digital Saat Ini

Berkembangnya teknologi digital juga turut membawa kemampuan-kemampuan baru yang bisa dimiliki oleh masyarakat khususnya para generasi muda dan usia produktif. Mereka juga harus mengetahui sebenarnya…