Kabar Gembira dari Sri Mulyani! Pekerja yang di Rumahkan Bakal Dapat Subsidi Upah Rp1,2 Juta

Oleh : Ridwan | Kamis, 22 Juli 2021 - 06:20 WIB

Menkeu Sri Mulyani (foto Kompas.com)
Menkeu Sri Mulyani (foto Kompas.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pihaknya masih menggodok skema penyaluran bantuan subsidi upah bagi pekerja yang mengalami pengurangan jam kerja atau dirumahkan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Sekarang kami sedang buat subsidi upah bagi pekerja yang mengalami pengurangan jam kerja atau dirumahkan," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa secara virtual, (21/7).

Dalam paparannya, besaran subsidi upah rencananya senilai Rp1,2 juta yang akan disalurkan dalam sekali penyaluran.

Selain Kementerian Keuangan, lanjut Sri Mulyani, pembahasan subsidi juga melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Ketenagakerjaan.

"Kami sedang membahas dengan Kemenko dan Kemenaker untuk membantu segmen pekerja yang dirumahkan dan dikurangi jam kerjanya," ujarnya.

Dalam paparan Sri Mulyani, pemerintah menyiapkan tambahan anggaran senilai Rp10 triliun untuk program prakerja dan bantuan subsidi upah tenaga kerja. Dengan demikian, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp30 triliun.

Sebelumnya, sejumlah pengusaha meminta pemerintah memberikan subsidi upah bagi pekerja di tengah PPKM. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, misalnya, meminta pemerintah memberikan subsidi gaji pekerja sebesar 50 persen.

"Subsidi ini tidak perlu diberikan kepada pusat perbelanjaan tapi langsung diberikan kepada pekerja melalui mekanisme BPJS Ketenagakerjaan atau mekanisme lainnya," ujarnya dalam diskusi Pengenaan Pelarangan Beroperasi Bagi Sektor Industri Manufaktur selama penerapan PPKM Mikro Darurat, Rabu (21/7).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi minyak sawit

Senin, 03 Oktober 2022 - 18:04 WIB

Antisipasi Resesi, Ekonom Sarankan Regulasi Pro Komoditas Ekspor

Jakarta-Kalangan Ekonom meminta pemerintah untuk mengantisipasi dampak resesi global melalui kebijakan yang pro komoditas.

Dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo, Investor Daily Summit 2022 mengusung tema ‘Optimism in Uncertainty” atau Optimisme dalam Ketidakpastian.

Senin, 03 Oktober 2022 - 17:56 WIB

Optimism in Uncertainty: Investor Daily Summit 2022 Kembali Menghadirkan Konferensi Tingkat Internasional

Jakarta– Konferensi akbar Investor Daily Summit (IDS) akan digelar di Jakarta Convention Center, pada 11-12 Oktober 2022.

Foto Doc Golkar

Senin, 03 Oktober 2022 - 17:42 WIB

Pengamat: Pengumuman Capres Diharapkan Bisa Kerek Elektabilitas Parpol

Jakarta- Pengamat Politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa mengungkapkan pengumuman kandidat capres diyakini bakal kerek elekabilitas partai politik.

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

Senin, 03 Oktober 2022 - 16:30 WIB

Menperin Agus: September 2022, PMI Manufaktur RI Lampaui Dunia, ASEAN, Hingga China

Peningkatan produksi dan ekspansi permintaan domestik baru mendorong naiknya Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia di bulan September 2022. PMI Manufaktur di bulan tersebut tercatat…

Auraya Suites

Senin, 03 Oktober 2022 - 16:20 WIB

Auraya Suites, Hunian Mewah di Segitiga Emas Alam Sutera Seharga Mulai dari Rp500 Jutaan

Sino Ocean Group, perusahaan manajemen dan pengembang properti internasional bekerjasama dengan Kencana Prima Property Group dan Alas Kusuma Land menghadirkan proyek hunian mewah dan modern…