Heboh, Pakar Penyakit Menular asal AS: Mayat COVID! Anda Dapat Menyentuh atau Memandikan, Pakai Saja Masker N95, Gaun, Sarung Tangan...

Oleh : Candra Mata | Selasa, 20 Juli 2021 - 12:14 WIB

Dokter Faheem Younus (ist)
Dokter Faheem Younus (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Dokter asal Amerika Serikta (AS) Faheem Younous baru-baru ini mengungkapkan bahwa jenazah pasien Covid-19 bisa dimandikan dan disentuh tubuhnya.

Pakar penyakit menular dari University of Maryland Upper Chesapeake Health (AS) ini mengukapkan hal ini melalui cuitan di akun Twitter miliknya @faheemyoenus.

"Mayat COVID. Anda dapat menyentuh atau memandikan tubuh," ujarnya seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Selasa (20/7/2021).

"Pakai saja masker N95, gaun, sarung tangan," sambungnya.

Tak hanya itu, dalam unggahannya, ia juga menyatakan bahwa pihak keluarga juga dapat melihat jenazah dalam jarak cukup dekat.

"Keluarga dapat melihat mayat dari jarak 3 kaki," ucapnya.

"Pasien COVID yang hidup JAUH lebih menular daripada mayat COVID, https://t.co/s2YUfJd3Tx," tandas Faheem Younus. 

Hingga berita ini dibuat, unggahan Dokter Asal AS tersebut sontak menuai kehebohan. Beragam komentar pro dan kontra dari masyarakat pun membajiri kolom komentar Twitter Faheem.

"Mayat tidak bisa Batuk ( mengeluarkan aerosol ) kenapa pada takut? Kata DVRK.

"Kalo mayatnya batuk, lebih menakutkan kayaknya om," timpal Bangriezu.

Selain itu, ada pula masyarakat yang menganggap cuitan sang dokter tidaklah lengkap sehingga bisa menimbulkan mis informasi.

"True. Tweet dia kurang lengkap sehingga yg membaca bs misinformed. Yg saya tangkap maksud dia yg memandikan adalah nakes/petugas, klg melihat dr jarak 3 kaki. Sementara di Indo, muslim meninggal yg memandikan pasti klg, sebelum di bungkus pasti mau cium.," ujar Mizzkriwil.

"Banyak reply2 yg akhirnya spt menyalahkan protokol kematian covud saat ini. Pdhl banyak hal yg perlu dipertimbangkan selain soal memandikan jenasah. Ada culture clash di twit yg kurang detailed dr dokter.," timpalnya lagi.

Adapun sebagai informasi, belakangan terakhir, dokter asal AS ini selalu memberikan edukasi soal virus corona, termasuk memposting dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Sejumlah cuitan terbaru lainnya ialah terkait anjuran bagaimana mrlakukan pengobatan covid-19 dirumah.

"Bagaimana Mengobati COVID di Rumah? Gunakan tablet parasetamol, semprotan hidung oxymetazoline, kumur uap/air hangat dan tidur yang nyenyak," tulis Faheem.

Menurutnya, pasien isloman tidak memerlukan obat antibiotik, obat terapi ivermectin, vitamin, atau plasma.

"Cukup pantau oksimetri nadi Anda setiap hari. Pemulihan dalam 2-3 minggu," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sentra Vaksinasi di Petak Enam, Jakarta Barat (Dok: Kemenparekraf)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 15:15 WIB

Petak Enam, Kampung Wisata Pecinan Zaman Kolonial, Jakbar dijadikan Sentra Vaksinasi

Petak Enam, Jakarta Barat merupakan salah satu Kampung Wisata Pecinan yang menjadi saksi pertumbuhan Kota Jakarta dari zaman kolonial yang dijadikan tempat sentra vaksinasi Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Bank DKI

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:42 WIB

Anies Apresiasi Kontribusi Bank DKI Terkait Kolaborasi Penanganan Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi kontribusi Bank DKI terkait kolaborasi penanganan covid-19, termasuk salah satunya pada program Mobil Vaksin Keliling yang diinisiasi…

Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:54 WIB

ACT dan Gernas MUI Bergerak Bersama Atasi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 adalah permasalahan bangsa yang harus diselesaikan bersama-sama. Semua elemen bangsa harus bersatu dalam menuntaskannya. Persatuan sangatlah penting, sebagaimana yang dicontohkan…

Ilustrasi Paspor Vaksin (Ist)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:45 WIB

Jepang Mulai Memberlakukan Paspor Vaksinasi Covid-19

Jepang mulai menerima paspor vaksin bagi mereka yang telah sepenuhnya divaksinasi Covid-19 sebagai syarat bahwa warganya dapat melakukan perjalanan internasional.

Peraih medali emas Hidilyn Diaz dari Filipina (Foto Reuters)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:21 WIB

Anak Tukang Becak Ini Ungkap Rahasia Doa, Hingga Meraih Medali Emas Pertama Filipina di Olimpiade Tokyo

Jakarta-Para uskup Katolik Filipina mengucapkan selamat kepada Hidilyn Diaz, atas prestasinya meraih medali emas Olimpiade pertama Filipina. Atlet angkat besi ini, tidak hanya atas kemenangannya…