Pemerintah India Berlakukan Aturan Baru Bagi Wisatawan Domestik

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 14 Juli 2021 - 17:15 WIB

Taj Mahal, India (Dennis Jarvis/Flickr)
Taj Mahal, India (Dennis Jarvis/Flickr)

INDUSTRY.co.id - Pemerintah New Delhi, India telah memberlakukan aturan terbarunya bagi wisatawan domestik. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona dan meredam terjadinya gelombang ketiga Covid-19 di negara tersebut. 

Dilansir dari laman Times of India, Rabu (14/7/2021), pedoman tersebut ditujukan bagi masyarakat yang ingin masuk ke New Delhi dari negara bagian India, termmasuk yang memiliki tingkat kepositifan Covid-19 lebih dari 5 persen. 

Untuk mengetahui negara bagaian India yang termasuk dalam bahaya virus Coroa, diberi kode warna, yang telah disetujui oleh Otoritas Penanggulangan Bencana Delhi (DDMA). Dibagi menjadi empat tingkat, kelompok berkode warna ini bergantung pada tempat tidur dan hunian oksigen, atau jumlah kasus baru, atau tingkat kepositifan.

Level pertama adalah kuning, yang kedua adalah amber, yang ketiga adalah oranye, sedangkan level keempat dan tertinggi adalah
merah. Tingkat Merah lebih dari lima persen kepositifan, atau 16 ribu kasus baru dalam seminggu, atau 3 ribu hunian tempat tidur oksigen. 

Jadi untuk wisatawan domestik yang datang dari daerah yang masuk ke dalam empat zona tersebut tidak bisa ke daerah New Delhi. Namun, diberi tiga syarat saat pembatasan diberlakukan.

Peringatan tingkat merah akan diberlakukan bagi wisatawan yang terbang ke Delhi dari negara bagian India dan Union Territories yang memiliki tingkat kepositifan atau lebih dari lima persen. Pembatasan juga akan diberlakukan bagi mereka yang datang ke New Delhi dengan kereta api, bus, melalui udara atau melalui jalan darat dari negara-negara bagian India dengan tingkat kepositifan lebih dari 10 persen.

Selain itu pembatasan juga akan diberlakukan bagi para pelancong yang masuk ke New Delhi dari negara bagian atau Union Territories yang terkonfirmasi varian jenis baru Covid-19.

Wisatawan yang termasuk dalam salah satu kategori yang disebutkan di atas akan diminta untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi dua dosis, atau tes PCR negatif yang selama 72 jam. Wisatawan yang tidak dapat menunjukkan salah satu bukti ini, harus melalui masa karantina 14 hari di pusat berbayar atau pusat kelembagaan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Bareskrim Polri Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., menegaskan pihak kepolisian komitmen menuntaskan kasus penipuan Investasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya. foto: Tribratanews.polri.go.id

Kamis, 30 Juni 2022 - 14:13 WIB

Bareskrim Polri Komitmen Tuntaskan Kasus Penipuan Investasi KSP Indosurya

Jakarta-Kepala Bareskrim Polri Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., menegaskan pihak kepolisian komitmen menuntaskan kasus penipuan Investasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya.

Kendaraan Listrik

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:30 WIB

RI Siap Akselerasi Bangun Ekosistem Industri Kendaraan Listrik

Indonesia tengah bersiap memasuki era kendaraan listrik, sesuai dengan tren global saat ini. Butuh sinergi berbagai pihak agar mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah dan stakeholders…

Putra Mantan PM Jepang Tatsuo Fukuda bersama Menperin Agus

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:11 WIB

Menperin Agus Bagikan Potret Bersama Sahabat Lamanya Putra Mantan PM Jepang Tatsuo Fukuda

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengunggah sebuah momen duduk santai bersama anak mantan Perdana Menteri (Jepang) yaitu Tatsuo Fukuda.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Firman Shantyabudi

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:08 WIB

Tolong Disimak! Korlantas Polri Mulai Terapkan ETLE Kamera Handphone di Tiga Provinsi

Jakarta-kepolisian daerah (Polda) di Indonesia sudah menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile. Sebanyak tiga kepolisian daerah (Polda) telah menerapkan penindakan hukum berbasis…

Bandara Internasional Batam (Foto Dok Tribunnews)n

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:07 WIB

Bandara Internasional Batam DiharapkanSebagai Cargo Hub dan E-commerce

etua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi penandatangan MoU antara PT. BS Kargo Indonesia dengan PT. Bandara Internasional Batam dalam bidang e-commerce dan logistik. PT. BS Kargo Indonesia…