INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menkomarves yang juga Penangunggjawab Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa selama satu minggu pelaksanaan PPKM Darurat di Jawa dan Bali telah cukul membuahkan hasil yang baik terkait menekan laju lonjakan kasus Covid-19.
"Sudah satu minggu lamanya saya diberi tugas oleh Presiden @jokowi untuk mengkoordinir pelaksanaan program PPKM Darurat demi menangani lonjakan kasus covid-19 saat ini. Saya ingin menggunakan momen ini untuk mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan program ini," ungkap Luhut dalam keterangannya di akun isntagram @luhut.pandjaitan seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Selasa pagi (13/7/2021).
"Beberapa perubahan baik yang kami kerjakan nampak sudah mulai muncul, saya selalu bilang kepada mereka bahwa ini kerja kita bersama, bukan hanya saya Jika banyak yang merasa masih ada kekurangan dan kesalahan di beberapa hal, itu adalah tanggung jawab saya," sambungnya.
Menurut Luhut, Pemerintah dalam mengatasi pandemi ini, selalu mencari jalan keluar terbaik dari semua masalah yang ada, mulai dari pasokan oksigen, ketersediaan tempat tidur, obat-obatan hingga bantuan untuk masyarakat kecil yang rentan terdampak pandemi Covid-19.
Selain itu, Luhut juga menyebutkan bahwa, dalam setiap harinya 2-3 kali Presiden Jokowi menghubunginya.
Hal itu guna menanyakan perkembangan dan kendala dari kebijakan PPKM Darurat ini.
Diakhir pembicaraannya, Presiden selalu menyampaikan kepadanya sebagai bawahannya agar selalu mengutamakan kepentingan rakyat kecil.
"Jangan sampai ada masyarakat yang susah makan karena ada pemberlakuan kebijakan ini, begitu kata beliau," jelas Luhut.
"Pesan dari atasan saya itu, saya jadikan "guidance" dan juga selalu saya sampaikan kepada semua pihak yang berjuang dalam penerapan kebijakan ini agar terus melakukan "checking" di semua hal secara berjenjang dan bertahap agar mengutamakan prinsip kemanusiaan dalam penerapan program PPKM Darurat ini," sambungnya lagi.
Tak hanya itu, dirinyapun menegaskan tidak ada ruang bagi siapapun yang dapat mengambil keuntungan pribadi ditengah pandemi seperti sekarang.
Selain itu, menurutnya, pengendalian pergerakan masyarakat ini merupakan faktor kunci keberhasilan program PPKM Darurat, selain penerapan prokes yang ketat dilapangan serta aksesibiltas vaksin di masyarakat.
"Mari kita pergunakan energi besar kita ini untuk saling mendukung dan membantu seluruh langkah baik yang sedang diupayakan oleh berbagai pihak," ujarnya.
"Pada akhirnya sejarahlah yang akan mencatat kontribusi para frontliners, relawan dalam membawa bangsa ini melawan pandemi global covid. Sejarah pula yang akan mencatat mereka yang lebih sibuk menjadi bagian dari masalah daripada berusaha mencari solusi," tutup Luhut.