INDUSTRY.co.id - Bagi Kamu yang hendak mengunjungi Abu Dhabi, baru-baru ini ibukota Uni Emirat Arab mengumumkan menawarkan vaksinasi Covid-19 gratis kepada wisatawan asing. 

Advertisement

Dilansir dari laman gulfnews, Kamis (24/6/2021) kebijakan tersebut tampaknya hanya berlaku bagi wisatawan asing yang masuk ke UEA lewat Abu Dhabi, selama mereka memiliki visa yang dikeluarkan oleh otoritas Abu Dhabi, atau visa-on-arrival yang dicap di titik masuk Abu Dhabi mana pun.

Program vaksinasi untuk wisatawan asing ini telah disosiasikan oleh penyedia layanan kesehatan masyarakat UEA, Abu Dhabi Health Services Company (Seha). 

Advertisement

"Vaksin hanya tersedia untuk jenis wisawatan asing seperti pemegang visa yang dikeluarkan oleh Abu Dhabi emirat dan pemegang paspor yang memenuhi syarat untuk visa pada saat kedatangan dengan stempel masuk di titik masuk Abu Dhabi. Bukti hal di atas diperlukan pada saat vaksinasi," menurut perusahaan Seha tersebut.

Peluncuran vaksin kepada wisatawan asing ini mengikuti kampanye vaksinasi yang tersebar luas di UEA dan di seluruh negeri. Lebih dari 85 persen orang yang memenuhi syarat untuk menerima vaksin Covid-19 di UEA adalah penduduk berusia 16 tahun ke atas. Saat ini pemerintah pun mendorong untuk memvaksinasi penduduk berusia 60 tahun ke atas dan untuk menawarkan dosis booster kepada mereka yang sudah divaksinasi. 

Advertisement

Abu Dhabi juga sedang melakukan studi terkait kekebalan tubuh untuk menyelidiki keamanan vaksin Covid-19 untuk anak-anak berusia tiga hingga 17 tahun. Pihak berwenang Abu Dhabi juga mengumumkan awal bulan ini bahwa semua individu dengan izin tinggal sekarang dapat divaksinasi, demi kepentingan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

UEA saat ini sedang bersiap untuk meringankan pembatasan Covid-19 sebagai regulator pariwisata dan budayanya. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata-Abu Dhabi melanjutkan dengan beberapa proyek yang dirancang untuk meningkatkan pariwisata di negeri tersebut. 

Advertisement

Sebelumnya hari ini, mengumumkan bahwa kapal pesiar bisa bersandar di pelabuhan Abu Dhabi mulai September dan seterusnya. Seiring dengan ini, UEA telah mendirikan jaringan pengujian yang kuat melalui Seha, dengan lebih dari 23 fasilitas pengujian Covid-19 di tiga rumah sakit khusus, lima rumah sakit lapangan dan dua pusat penilaian utama yang melayani wisatawan dan mereka yang berada di karantina rumah. 

Selain itu, G42 Healthcare, sebuah perusahaan teknologi kesehatan pribumi, telah mendirikan laboratorium skala penuh untuk menganalisis kemanjuran vaksin dan varian Covid-19.

Operator perjalanan dan pariwisata telah menyambut baik langkah untuk memvaksinasi wisatawan dan pengunjung ke Abu Dhabi.

"Langkah dermawan Abu Dhabi untuk memberikan vaksin kepada wisatawan asing adalah perkembangan yang disambut baik. Ini tidak hanya akan mengamankan kesehatan dan keselamatan komunitas kami, tetapi juga akan memberikan dorongan besar bagi industri perjalanan," kata Malou Prado, direktur pelaksana MPQ Travel and Tourism.

Bulan lalu, sekelompok turis Tiongkok menerima dosis pertama vaksin Sinopharm mereka, yang diberikan oleh Dubai Health Authority (DHA), di Al Safa Primary Health Centre di Jumeirah. Mereka adalah penduduk non-UEA pertama yang menerima vaksin Covid1-19 gratis di UEA.

Semenatara daftar wisatawan asing dari 27 negara yang masuk daftar hijau, termasuk China, Jerman, dan Amerika Serikat, dapat masuk tanpa karantina pada saat kedatangan. Sementara itu, turis dari negara nondaftar hijau dan turis yang belum divaksin harus menjalani karantina selama 10 hari.

SEHA menawarkan vaksin Covid-19 dari produsen obat milik negara China Sinopharm dan oleh Pfizer/BioNTech di Abu Dhabi.