Menteri Bahlil Berikan Kabar Gembira! Pabrik Baterai Listrik Senilai Rp142 Triliun Segera di Bangun di Karawang Bulan Depan

Oleh : Ridwan | Senin, 21 Juni 2021 - 10:55 WIB

Kepala BKPM Bahlil (foto Antara)
Kepala BKPM Bahlil (foto Antara)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Groundbreaking atau peletakan batu pertama pabrik baterai listrik (EV battery) milik PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) akan dilakukan pada bulan depan alias Juli 2021.

Hal tersebut disampaikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam Rakornas HIPMI, akhir pekan kemarin.

Bahlil menyebut, pabrik hasil konsorsium dengan perusahaan asal Korea Selatan, LG Chem dan asal China, Contemporary Amperex Technology (CATL) ini menjadi investasi terbesar di RI setelah masa reformasi. Nilai investasinya mencapai US$ 9,8 miliar atau sekitar Rp 142 triliun.

"LG ini sudah mulai groundbreaking bulan Juli, paling lambat Agustus awal kita sudah kita bangun, ini bukan cerita dongeng, ini sudah kita lakukan," katanya.

Sejalan dengan akan segera dibangunnya pabrik ini, lanjutnya, pemerintah telah melakukan pelarangan ekspor nikel ke luar negeri. Pasalnya nikel ini akan menjadi bahan baku utama produksi EV battery ini nantinya.

Targetnya, dengan adanya IBC ini akan menjadikan Indonesia sebagai produsen baterai untuk kendaraan listrik terbesar di dunia.

"50% komponen dari baterai mobil listrik adalah baterai, dan baterai itu bahan bakunya paling besar itu adalah nikel dan nikel 25% total cadangan dunia itu ada di Indonesia, mangan ini paling banyak di Sulawesi Tenggara, lalu Kobalt yang merupakan produk turunan dari nikel. Hanya litiumnya kita impor dari Australia," terang Bahlil.

Lebih lanjut, dia juga menyinggung mengenai keterlibatan pengusaha lokal dalam proyek besar EV battery ini. Pengusaha dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel bisa turut andil nantinya.

"Investasi yang masuk wajib bergandengan dengan pengusaha daerah kalau nggak bisa bagaimana caranya biar bisa dengan cara kita, nggak boleh pengusaha daerah hanya jadi penonton, pengusaha daerah harus ikut, dan harus ikut mengambil bagian," tandasnya.

Untuk diketahui pabrik ini akan dibangun di Kota Deltamas, Karawang, Jawa Barat. Pada pembangunan tahap pertama ini akan memiliki kapasitas produksi 10 gigawatt hour (GWh) dengan offtaker dari Hyundai.

IBC atau PT Industri Baterai Indonesia dibentuk oleh empat BUMN yaitu Mining and Industry Indonesia (Mind Id), PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan Antam, yang memiliki mandat khusus untuk mengelola ekosistem industri baterai kendaraan bermotor listrik (electric vehicle battery/EV battery) yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Sementara itu, konsorsium LG terdiri dari LG Energy Solution, LG Chem, LG International, POSCO dan Huayou Holding.

LG Energi Solution saat ini merupakan salah satu produsen baterai mobil listrik terbesar di dunia. LG Electronics (LG Group) merupakan perusahaan terbesar kelima di Korsel pada tahun 2020 menurut majalah Fortune.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:54 WIB

ACT dan Gernas MUI Bergerak Bersama Atasi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 adalah permasalahan bangsa yang harus diselesaikan bersama-sama. Semua elemen bangsa harus bersatu dalam menuntaskannya. Persatuan sangatlah penting, sebagaimana yang dicontohkan…

Ilustrasi Paspor Vaksin (Ist)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:45 WIB

Jepang Mulai Memberlakukan Paspor Vaksinasi Covid-19

Jepang mulai menerima paspor vaksin bagi mereka yang telah sepenuhnya divaksinasi Covid-19 sebagai syarat bahwa warganya dapat melakukan perjalanan internasional.

Peraih medali emas Hidilyn Diaz dari Filipina (Foto Reuters)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:21 WIB

Anak Tukang Becak Ini Ungkap Rahasia Doa, Hingga Meraih Medali Emas Pertama Filipina di Olimpiade Tokyo

Jakarta-Para uskup Katolik Filipina mengucapkan selamat kepada Hidilyn Diaz, atas prestasinya meraih medali emas Olimpiade pertama Filipina. Atlet angkat besi ini, tidak hanya atas kemenangannya…

Menpora Amali Pastikan Semua Atlet Olimpiade Tokyo Dapat Apresiasi dari Pemerintah Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memastikan semua atlet, pelatih dan ofisial yang berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020 akan mendapat apresiasi dari pemerintah. Terutama para atlet yang sudah menyumbangkan medali untuk Indonesia dalam ajang olahraga paling bergengsi di dunia tersebut.(foto:putra/kemenpora.go.id)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:21 WIB

Menpora Amali Sampaikan Kabar Baik! Semua Atlet Olimpiade Tokyo Akan Dapat Apresiasi dari Pemerintah

Jakarta-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memastikan semua atlet, pelatih dan ofisial yang berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020 akan mendapat apresiasi…

Ilustrasi Perjalanan Udara (Shutterstock)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 12:30 WIB

Krisis Covid-19, India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional Hingga 31 Agustsus 2021

India sekali lagi telah memperpanjang larangan penerbangan internasional hingga 31 Agustus 2021. Hal ini sesuai surat edaran yang telah dikeluarkan oleh regulator penerbangan Direktorat Jenderal…