Menkeu Ungkap Kabar Baik! Semester II, Sejumlah Investor Asing Ini Bakal Bawa Duit Berkoper-koper ke RI

Oleh : Nata Kesuma | Kamis, 10 Juni 2021 - 12:05 WIB

Menkeu Sri Mulyani (foto Detik.com)
Menkeu Sri Mulyani (foto Detik.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa masalah yang sering dialami dalam bidang investasi sebenarnya adalah soal bagaimana membangun reputasi dan bagaimana mengurangi risiko bagi para investor maupun institusi.

Masalah ini menurutnya berlaku di banyak negara berkembang, termasuk negara sedang berkembang hingga bahkan negara yang berpenghasilan rendah.

“Jadi apa yang kita lakukan di Indonesia, kita ubah undang-undang, ini yang kita sebut omnibus law karena kita ubah 72 undang-undang, warisan dari sekian banyak undang-undang yang menghambat dalam banyak hal investasi, investor, UKM, industri manufaktur, bagi investor dalam dan luar negeri," ungkap Menkeu dalam diskusi High-Level Roundtable Discussion: Scaling-up WBG/Institutional Investors Collaboration to Mobilize Private Capital for Sustainable Development secara daring pada Rabu (09/06).

"Kami membuat daftar lebih dari 100 kendala yang dihadapi oleh banyak investor dan kemudian kami memasukkannya ke dalam satu undang-undang,” jelas Menkeu.

Dalam hal ini, salah satu hasil dari undang-undang tersebut adalah pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF). 

Asal tau saja, SWF alias Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau biasa dikenal dengan Indonesia Investment Authority (INA) ini sendiri tengah diminati oleh sejumlah investor dari luar negeri.

Menurut Sri Mulyani, saat ini Pemerintah terus berkomunikasi secara intens dengan semua calon investor SWF seperti Abu Dhabi Investment Group (ADIA), Caisse de Depot et Placement du Quebec (CDPQ), dan APG Asset Management (APG).

Ia berharap ditengah tahun ini, lembaga dana abadi negara tersebut akan memperoleh hasil kongkrit dari komitmen invetasi sejumlah investor dunia.

“Jadi itulah yang kami coba lakukan dan kita berharap pada semester kedua tahun ini kita sudah bisa mengumumkan transaksi riil yang akan sesuai dengan selera investor institusional," tandasnya.

"Kami ingin memiliki portfolio yang jauh lebih besar, infrastruktur, energi terbarukan, sektor kesehatan. Kami juga memiliki telekomunikasi yang sudah disiapkan, pelabuhan dan bandara. Saya pikir ini akan menjadi salah satu area yang akan menarik,” tutup Menkeu. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi UMKM Go Digital (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:45 WIB

Untuk Bisa Bertahan di Masa Pandemi, UMKM Harus Punya Digital Skills

Di masa pandemi ini, banyak sekali perubahan yang tanpa disadari semua orang harus mengikutinya. Namun apapun yang terjadi saat ini masyarakat harus membuka diri dan berpikiran terbuka karena…

11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:17 WIB

Ekonomi Kawasan Banten Bakal Tumbuh Pesat, 11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jakarta– PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) sebagai entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menandatangani perjanjian kredit sindikasi dan line fasilitas pembiayaan sindikasi…

Ilustrasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:15 WIB

Perlunya Sosilasi Tuk Cegah Meningkatnya Kasus Kekerasan Gender Berbasis Online

Meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 8,9 persen atau menjadi 171 juta jiwa pengguna membuat kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan cyber semakin tinggi. Diketahui selama…

Sambal tabur BonCabe Level 50 Max End yang merupakan produk teranyar PT Kobe Boga Utama. (Foto: Humas PT Kobe Boga Utama)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:11 WIB

BonCabe level 50 Max End, Maximize to The End

Jakarta - Para penggemar mie instan dan berbagai makanan gorengan tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya sambal, apalagi sambal botol alias sambal yang dikemas dalam botol dan penggunaannya…

Candi Borobudur

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:00 WIB

Ketum IMI Pastikan The FIM MXGP World Championship 2021 Digelar di Kawasan Candi Borobudur

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan Indonesia akan dua kali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan internasional bergengsi…